Wawancara
Home > Berita > AUDISI UMUM > [Audisi Umum 2016] Shareff Dapat Dukungan Dari Kawan dan Pengurus PBSI Cirebon
11 Agustus 2016
[Audisi Umum 2016] Shareff Dapat Dukungan Dari Kawan dan Pengurus PBSI Cirebon
 
 

Shareff Fahd Basyysyar atau biasa dipangil dengan Eff menjadi satu-satunya wakil Cirebon yang mendapat super tiket di kategori U13 Putra pada Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis di kota Cirebon. Eff yang masih bersekolah di SMPN 1 Karang Suwung ini ternyata mendapat dukungan penuh dari kawan-kawannya dan juga pengurus PBSI Cirebon.

Saat duhubungi Ramadhan Ramatuloh (23 Tahun) asisten pelatih PB Wina Tunas Harapan yang dipercaya mendampingi Eff mengatakan karena Eff menjadi satu-satu wakil dari Cirebon, jadinya dia didukung penuh oleh teman-temannya bahkan para pengurus besar PBSI Cirebon.

Dan kebetulan kepala pelatih ditempat Eff berlatih di PB Wina ini, Agus Soleh (35 Tahun) merupakan salah satu pengurus PBSI Cirebon dan berencana akan memberikan kompensasi ke Eff untuk menuju ke babak  final di Kudus nanti.

“Selain memberikan dukungan dan doa. Katanya ada bantuan sedikit dari pengurus PBSI Cirebon untuk Eff tapi masih berupa ajuan. Hanya saja orang tua Eff sudah mempersiapkan segalanya untuk anaknya ini,” ujarnya Ramadhan.

Persiapan Eff menuju tahapan final sangatlah berat. Selain latihan teknik dan fisik setiap harinya, ia juga diwajibkan berlari dengan berjarak 5 km pada hari Senin, Kamis dan Minggu. Serta pergi ke sekolah pun Eff juga harus berlari dari rumahnya.

“Ini untuk kebaikan Eff juga agar di final nanti fisiknya cukup kuat. Selain fisik, dia juga harus dilatih kelincahan dan powernya. Kembali ditutup dengan berlari 5 putaran lapangan. Masih 75% sih, persiapannya harus di gembleng lagi.” tutur Ramadhan.

Ramadhan juga mengakui kalau Eff ini anaknya sangat disiplin, mau mendengar pelatih, tidak emosional dan tidak panikan. Hanya saja jika bertemu dengan lawan yang postur tubuhnya lebih besar dan tinggi darinya, ia terkadang mengalami kesulitan.

“Apa pun program yang diberikan pelatih, harus saya lakukan. Ini semua demi menjadi atlet PB Djarum dan demi menjadi pemain bulutangkis top dunia,” sahutnya Eff, sambil tertawa. (ds)