Wawancara
Home > Berita > AUDISI UMUM > [Audisi Umum PB Djarum 2026] Liliyana Natsir: Atlet U-13 Masih Bisa Dibentuk
13 September 2026
[Audisi Umum PB Djarum 2026] Liliyana Natsir: Atlet U-13 Masih Bisa Dibentuk
 
 

Persaingan dalam ajang Audisi Umum PB Djarum 2026 Kudus semakin seru. Para atlet terus menunjukkan kemampuan terbaiknya di hadapan Tim Pencari Bakat yang memantau jalannya pertandingan di GOR Djarum, Jati, Kudus, Jawa Tengah.

Salah satu anggota Tim Pencari Bakat yang terus memantau aksi para atlet adalah peraih medali emas Olimpiade Rio de Janeiro 2016, Liliyana Natsir.

Dalam kesempatan tersebut, Liliyana menuturkan bahwa kualitas atlet yang mengikuti Audisi Umum PB Djarum 2026 di Kudus lebih meningkat dibandingkan dengan peserta di kota sebelumnya, yakni Pekanbaru dan Makassar.

“Kualitas peserta di Kudus ini memang terlihat lebih meningkat dibandingkan Pekanbaru dan Makassar. Atlet di Pulau Jawa memang lebih banyak kesempatan untuk bertanding dan itu berpengaruh juga. Kalau di luar pulau kan berbeda, kesempatan mereka untuk bersaing lebih sedikit,” tutur Liliyana.

Meski teknik permainan menjadi salah satu penilaian utama dalam pencarian bakat di Audisi Umum PB Djarum, mantan pasangan Tontowi Ahmad itu menuturkan bahwa ada banyak aspek lain yang turut menjadi bahan penilaian.

“Kalau masih umur segini, U-13 (di bawah 13 tahun), teknik sudah pasti jadi penilaian utama. Tetapi, di samping itu kami juga melihat footwork, fighting spirit, dan juga postur dari setiap peserta. Karena mereka masih bisa dibentuk,” papar Liliyana.

“Jadi, untuk semua peserta, baik dari luar pulau maupun asal Pulau Jawa, semua masih berpeluang untuk bisa masuk PB Djarum. Karena kami punya penilaian dari berbagai aspek,” jelas Liliyana.

Hal serupa juga disampaikan oleh salah satu anggota Tim Pencari Bakat yang juga merupakan pelatih tunggal putri U-15 PB Djarum, Nimas Rani Wijayanti.

“Kualitas peserta tahun ini lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Terutama di U-11 putri, cukup banyak pilihan yang bisa kami bentuk menjadi pemain bagus,” tutur Rani.

Di samping itu, Rani juga menuturkan bahwa seluruh atlet yang nantinya lulus Audisi Umum PB Djarum berpotensi tidak hanya bermain di nomor tunggal, tetapi juga ganda.

“Kalau audisi sebenarnya memang mencari untuk bermain tunggal dulu. Tetapi, nantinya akan dilihat perkembangannya, apakah dia cocok di tunggal atau ganda. Karena kami, tim PB Djarum, selalu berkoordinasi terkait perkembangan setiap atletnya. Sejauh ini, banyak atlet-atlet lulusan audisi yang awalnya bermain di tunggal, kemudian beralih bermain ganda,” tutup Rani. (AH)