Diluar Arena
Home > Berita > Diluar Arena > Kisah Alumni PB Djarum yang Sukses Punya Pabrik Shuttlecock
23 April 2021
Kisah Alumni PB Djarum yang Sukses Punya Pabrik Shuttlecock
 
 

Alumni PB Djarum 1998 yang bernama lengkap Budi Agung menjadi satu dari banyaknya alumni PB Djarum yang terbilang sukses menjalankan karirnya dalam dunia bisnis. Agung, begitu sapaan akrabnya, memang kurang moncer dalam hal prestasi semasa jadi atlet, tapi hal itu tidak menyurutkan semangatnya untuk tetap berada di lingkaran olahraga yang dicintainya itu.

Tahun 2017 menjadi awal mula Agung fokus mengurus bisnisnya, tepatnya bisnis memproduksi shuttlecock. Ia pun memberi merek shuttlecock ini dengan nama Uber yang menurutnya mempunyai arti “Ucapan Berkat”.

“Tujuan utama saya menekuni bisnis ini selain mencari penghasilan, saya pun ingin mengabdi untuk terus mendukung dan memajukan bulutangkis Indonesia ke depannya,” ungkap Agung.

Sejauh ini, Agung mengaku sudah mempunyai 4 pabrik yang tersebar di Yogyakarta, dengan jumlah pegawai 50 orang. Tak main-main, diakui Agung setiap bulannya produksi shuttlecock-nya bisa terjual 3.000 slop. Penjualan itu tersebar melalui online maupun offline ke klub-klub bulutangkis yang tersebar di seluruh Indonesia.

“Satu bulan kira-kira sekitar 3.000 slop yang terjual. Selain penjualan melalui online, kita pun sudah punya pelanggan tetap baik itu klub bulutangkis seperti PB Djarum dan juga GOR-GOR di beberapa daerah di Indonesia,” jelas Agung.

Uber Shuttlecock sendiri terdiri dari empat jenis dan dengan harga yang berbeda-beda. Mulai dari harga Rp50.000 hingga Rp75.000 tergantung kebutuhan dan kondisi lapangan masing-masing GOR.

Ada tiga cara untuk bisa membeli Uber Shuttlecock. Pertama, kunjungi online store di blibli.com (Uber Shuttlecock) atau kunjungi GOR Phoenix di Jl. Sumberan Baru, Kembang, Ngestiharjo, Kec. Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55184, atau bisa juga menghubungi Agung langsung ke nomor 0812-1548-7077. (ah)