Diluar Arena
Home > Berita > Diluar Arena > [Mola TV PBSI Thomas & Uber Cup Simulation 2020] Melihat Peta Kekuatan Tim Thomas Rajawali
30 Agustus 2020
[Mola TV PBSI Thomas & Uber Cup Simulation 2020] Melihat Peta Kekuatan Tim Thomas Rajawali
 
 

Setelah sukses menggelar Mola TV PBSI Home Tournament beberapa waktu lalu, PBSI akan kembali menggelar kejuaraan serupa. Kali ini dengan format beregu Piala Thomas dan Uber yang akan berlangsung mulai 1-3 September 2020 untuk tim Thomas (Putra), dan 8-10 untuk tim Uber (Putri).

Ajang ini menjadi wadah untuk melatih kesiapan jelang perebutan supremasi bergengsi Piala Thomas dan Uber 2020, yang rencananya akan digelar di Aarhus, Denmark, pada 3-11 Oktober 2020.

Tim simulasi Thomas sendiri terdiri dari empat tim, yaitu tim Garuda, Rajawali, Banteng, dan Harimau.

Jika membicarakan tim Rajawali, tentu kita tak bisa menganggap remeh kekuatan yang mereka miliki. Di tunggal pertama, tim ini memiliki Jonatan Christie. Meski saat ini posisi Jonatan menjadi tunggal peringkat dua Indonesia, namun rekor pertemuan dengan tunggal peringkat satu Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting yang menghuni tim Garuda sejauh ini imbang 3-3.

Kemudian tunggal kedua di tim Rajawali diisi oleh Karono. Meski prestasi pemain muda ini belum begitu terdengar, namun pengalaman bertanding yang ia miliki, seharusnya bisa membuat lebih percaya diri menghadapi turnamen kali ini.

Di tunggal ketiga ada Bobby Setiabudi. Lulusan Audisi Umum Beasiswa Bulutangkis 2012 ini patut menjadi salah satu tumpuan dari tim Rajawali. Meski menjadi pengalaman pertamanya satu tim dengan senior, namun pengalaman Bobby yang berhasil membawa pulang Piala Suhandinata di kejuaraan dunia junior beregu tahun 2019 lalu, semestinya bisa dijadikan modal untuk dirnya jika mampu tampil dalam pertandingan beregu.

Sementara itu, ganda pertama yang dimiliki tim Rajawali pun terbilang cukup kuat, yaitu Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. Fajar/Rian meski saat ini menjadi ganda nomor tiga Indonesia, namun mereka tercatat tak mudah bisa dikalahkan oleh lawan-lawannya, sekalipun itu bagi ganda nomor satu Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, ataupun ganda nomor dua Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan.

Terakhir, pasangan muda Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob menjadi ganda kedua dari tim Rajawali. Penampilan mereka di Mola TV PBSI Home Tournament beberapa waktu lalu cukup menyita perhatian. Terutama Yeremia, yang sukses menjajaki podium juara bersama pasangannya Fajar Alfian. Dengan hasil yang dimiliki itu, tentu pasangan ini seharusnya memiliki tingkat kepercayaan diri yang tinggi untuk menghadapi simulasi piala Thomas nanti. (ah)