Diluar Arena
Home > Berita > Diluar Arena > Pemain Yang Terkena Sanksi BWF
22 Februari 2021
Pemain Yang Terkena Sanksi BWF
 
 

Belakangan muncul berita beberapa nama pemain bulutangkis Indonesia terkena sanksi dari badan bulutangkis dunia atau BWF. Mereka didakwa dengan tuduhan match fixing. Sebanyak delapan atlet asal Indonesia yang menjadi terdakwa dalam kasus tersebut, diantaranya adalah mantan pemain Pelatnas, Agripinna Prima Rahmanto Putera. Namun Agripinna segera mengajukan banding kepada BWF karena ia merasa tidak terlibat pada kasus pengaturan hasil pertandingan.

Bagi BWF, para pemain yang terkena sanksi ini tidak akan bisa ikut ataupun mendaftarkan diri pada suatu turnamen yang berada dalam naungannya.

Rupanya tidak hanya pemain yang terkena sanksi dari BWF tapi ada beberapa negara yang juga mengalaminya. Negara-negara tersebut terkena sanksi BWF karena belum memenuhi kewajiban yang sudah ditetapkan. Ada tiga belas negara dari belahan Afrika yang terkena sanksi, yaitu Burundi, Eswatini (Swaziland), Ethiopia, Ghana, Malawi, Saint Helena, Sierra Leone, Tanzania, Togo, Djibouti, Eritrea, Ethiopia, dan Senegal. Tiga negara dari Asia seperti Palestina, Turkmenistan, dan Uni Emirat Arab juga mengalami hal yang sama. Negara dari benua lain adalah Greenland, Montenegro, Rumania, Pulau Man, Bermuda, Kepulauan Cayman, Curacao, Grenada, Honduras, Paraguay, Puerto Riko, Trinidad dan Tobago, serta Guyana Prancis.

Untuk pemain individu yang terkena sanksi di antaranya: Zulfadi Zulkifli, pebulutangkis asal Malaysia yang mendapat sanksi berupa pelarangan bertanding dan tampil dalam kegiatan bulutangkis manapun selama 20 tahun dan juga terkena denda sebesar USD25.000. Pemain Malaysia lainnya adalah Tan Chun Seang. Hanya saja mendapat larangan bertanding dan tampil lebih ringan 5 tahun dibandingkan Zulfadli dan dendanya pun sebesar USD15.000

Pemain Mauritius, Kate Jessica Foo Kune dan Nikita Khakimov dari Rusia juga mendapat hukuman yang serupa dari BWF atas pelanggaran yang telah dilakukannya. Hanya beda sanksi dan besar dari dendanya.

Yang paling hangat adalah delapan atlet bulutangkis Indonesia yang namanya belakangan mencuat. Selain Agripinna, tujuh lainnya adalah Hendra Tandjaya, Danang Ivandi, Androw Yunanto, Putri Sekartaji, Mia Mawarti, Afni Fadilla dan Aditiya Dwiantoro. Tetapi ke delapan atlet Indonesia ini dan Nikita Khakimov sedang dalam taraf diskusi panel dari badan independen. (AR)

 

*sumber : BWF

BERITA TERPOPULER