Diluar Arena
Home > Berita > Diluar Arena > Deregistrasi dan Pensiun
20 Februari 2021
Deregistrasi dan Pensiun
 
 

Badan bulutangkis dunia atau BWF membolehkan setiap pemain untuk menarik diri dari keanggotaanya di BWF (deregistrasi) atau pensiun dari berbagai kejuaraan. Hanya saja, ada aturan yang sudah dibuat baku oleh BWF atas kedua hal tersebut. Pemain dengan kategori “deregister” atau juga pensiun harus mengisi form yang telah disediakan oleh BWF dan melalui induk olahraganya, form tersebut dikirim ke BWF.

Aturan atas deregistrasi atau pensiun pemain tertuang dalam aturan BWF, kira-kira sebagai berikut:

Deregistrasi

Pengertian dasar dari deregistrasi kurang lebihnya adalah pemain tidak lagi menjadi pemain aktif pada kompetisi naungan BWF. Pemain dengan kategori ini masih bisa mengikuti kejuaraan nasional tetapi tidak bisa mengikuti kejuaraan yang berada di bawah naungan BWF. Para pemain ini tetap harus mengikuti ketentuan yang ada di BWF dan juga harus mengikuti tes doping. Dalam waktu 12 bulan, pemain dngan kategori deregister tidak dapat mengikuti kejuaraan di bawah naungan BWF, dan akan dikenakan denda jika melakukan registrasi lagi dalam kurun waktu tersebut. Jika ingin kembali ke pertandingan internasional, maka yang bersangkutan harus memberitahukan kepada BWF tiga bulan sebelum pelaksanaan pertandingan yang diikutinya.

Pensiun

Pengertian pensiun kurang lebih adalah pemain yang berhenti sepenuhnya dari kompetisi bulutangkis yang diselenggarakan oleh BWF. Pemain dengan kategori ini tidak dapat berpartisipasi dalam aktivitas bulutangkis apapun kecuali murni sekedar rekreasi saja. Pemain yang termasuk dalam kategori ini dapat dikenakan denda jika kembali mengikuti kompetisi dalam kurun waktu 12 bulan setelah menyatakan diri pensiun. Pemain dengan kategori ini masih punya kesempatan untuk kembali mengikuti kompetisi, hanya saja harus menyampaikan niatnya enam bulan kepada BWF sebelum kembali ke kompetisi tentunya dengan syarat-syarat yang sudah ditentukan oleh BWF, hal ini terkait dengan ketentuan Anti Doping dari BWF.

*Sumber: BWF

BERITA TERPOPULER