
Indonesia kini memiliki pasangan ganda putra handal dan sudah mulai menunjukkan taringnya. Pasangan Kevin Sanjaya Sukomuljo/Marcus Fernaldi Gideon sudah bisa menjadi ganda andalan Indonesia di masa depan.
Usai merebut gelar juara ganda putra pada kejuaraan Australian Open Superseries 2016, Kevin/Marcus berhasil melesat naik ke peringkat 10 besar dunia. Ia bahkan bisa melewati pasangan andalan Indonesia lainnya Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi yang mengekor di belakangnya pada peringkat 11 dunia.
Tiga gelar juara yang di rebutnya tahun ini semakin membuktikan bahwa pasangan ini kelak akan bisa menjadi pengganti ganda senior macam Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan. Posisi Ahsan/Hendra sendiri saat ini masih tetap berkutat di urutan dua dunia. Mereka hanya terpaut tipis dengan ganda Korea Selatan yang bercokol di peringkat tiga dunia, Kim Gi Jung/Kim Sa Rang. Sementara posisi ganda putra nomor satu dunia tetap di pegang Lee Yong Dae/Yoo Yeon Seong. Pasangan Berry Angriawan/Rian Agung Saputro juga bisa menambah peringkat mereka. Buah usaha menembus babak semifinal Australian Open Superseries 2016, posisi mereka kini merangkak naik ke posisi 22 dunia.
Di ganda campuran, peringkat Praveen Jordan/Debby Susanto juga ikut mengalami peningkatan. Pada daftar peringkat terbaru, juara All England 2016 ini sekarang berada di peringkat 5 dunia. Merekapun masih memiliki peluang untuk menembus empat besar dunia karena selisih angka dengan Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen yang saat ini di peringkat 4, tidak terlalu jauh.
Ganda campuran nomor satu Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir belum juga bergerak dari peringkat 3 dunia. Posisi teratas ganda campuran masih diisi oleh pasangan China Zhang Nan/Zhao Yunlei. Sementara urutan kedua di tempati oleh ganda Korea Selatan Ko Sung Hyun/Kim Ha Na.
Di ganda putri, posisi pasangan Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari masih kokoh diperingkat 4. Tak banyak perubahan meski mereka bisa menjadi runner up di Australia. Ganda Jepang Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi juga masih menjadi ganda putri terkuat dengan menempati posisi tertinggi.
Dua ganda China berada sesudahnya. Tang Yuanting/Yu Yang mengekor di posisi kedua. Berikutnya ada ganda China lainnya Zhao Yunlei/Tian Qing diperingkat 3. Dua ganda putri Indonesia lainnya tetap berada di peringkat 25 besar. Pasangan Rosyita Eka Putri Sari/Della Destiara Haris tak bergerak di peringkat 25 dunia, dibawah peringkat Anggia Shitta Awanda/Ni Ketut Mahadewi Istirani yang ada di peringkat 21 dunia. (AR)
