Diluar Arena
Home > Berita > DILUAR ARENA > [Coaching Clinic – Mabar Lampung 2016] Pentingnya Service dalam Bulutangkis
14 Agustus 2016
[Coaching Clinic – Mabar Lampung 2016] Pentingnya Service dalam Bulutangkis
 
 

Seperti biasa, di tengah-tengah Mabar ke-13 di kota Bandar Lampung, panitia selalu menyajikan acara Coaching Clinic. Legenda bulutangkis Christian Hadinata tetap sebagai komandan mengawal para juniornya seperti Hastomo Arbi, Denny Kantono, Fung Permadi, Engga Setiawan, Vita Marissa, Meiliana Jauhari, Berry Angriawan, Edi Subaktiar, Kevin Sanjaya, Rafiddias Akhdan Nugroho, Gloria Emanuelle Widjaja dan Rosyita Eka Putri Sari.

Sesi Coaching Clinic di mulai dengan para peserta Mabar mengajukan pertanyaan kepada para pelatih dan pemain dari PB Djarum. Aneka pertanyaan diajukan oleh peserta tentang seputar bulutangkis. Ada yang menanyakan seputar prestasi bulutangkis Indonesia, ada pula yang menanyakan dan meminta tips cara melakukan backhand yang baik. Para pelatih tentu merespon permintaan dari para peserta. Untuk teknik memukul backhand, Christian Hadinata meminta Engga Setiawan untuk memperagakannya.  Sementara cara memperkuat pukulan, Fung Permadi sedikit memberikan tips.

Tak kalah pentingnya dalam olahraga bulutangkis adalah cara melakukan service yang baik.

“Service dalam bulutangkis sangat penting. Karena dari service lah serangan bisa di mulai,” jelas Christian. “Disini ada pemain yang memiliki service yang baik. Yakni Kevin dan Vita,” lanjutnya. “Keduanya memiliki tehnik service  yang baik. Tipis dan terarah,” tambahnya.

Kevin yang dianggap memiliki service yang baik segera memperagakan cara melalukan service yang baik. Dipandu oleh Christian, Kevin memperlihatkan cara memegang raket, mengayunkan serta bola saat service. Vita Marissa sebagai pemain ganda putri dan mix double pun membuka rahasia servicenya, termasuk saat melakukan flick Service.

Dalam mix double, waktu melakukan flick service yang paling penting adalah tingginya service. Jadi kita ada waktu untuk siap-siap,” paparnya. Beberapa peserta di beri kesempatan untuk mencoba memukul service sambil diberi arahan oleh Christian.

Acara Coaching Clinic ditutup dengan sesi foto bersama antara para peserta mabar dengan para pelatih dan pemain PB Djarum. (AR)