Sirkuit Nasional
Home > Berita > Olimpiade Rio > [Olimpiade 2016] Richard: Kemenangan Ini Bukan Karena Saya Saja
18 Agustus 2016
[Olimpiade 2016] Richard: Kemenangan Ini Bukan Karena Saya Saja
 
 

Sukses atlet, tak pernah lepas dari peran pelatih, yang senantiasa memberikan pelatihan, dukungan dan membekali mereka keperluan untuk bisa menjadi seorang juara. Suksesnya Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir bisa mengibarkan merah putih di Olimpiade Rio de Janeiro 2016 ini pun tak lepas dari peran sang pelatih, Richard Mainaky.

Kemampuan Richard untuk memoles dan mencetak atlet ganda campuran papan atas dunia memang sudah tak diragukan lagi. Berbagai gelar berhasil dipetik anak didiknya, mulai dari gelar Kejuaraan Dunia, Asian Games, All England dan berbagai gelar turnamen tahunan lainnya, hingga kali ini, untuk pertama kalinya emas Olimpiade pun berhasil dibawa pulang. Richard pun memuji penampilan Tontowi/Liliyana di sepanjang Olimpiade kali ini.

“Penampilan Tontowi/Liliyana memang bagus, mereka bermain konsisten dari angka pertama. Jujur, mereka memang sangat siap. Kita lihat saja dari babak semifinal, kemenangan atas unggulan pertama (Zhang Nan/Zhao Yunlei – Tiongkok), menggambarkan mereka adalah calon kuat untuk juara, dengan catatan mereka tidak lengah,” ujar Richard kepada Badmintonindonesia.org.

Emas Olimpiade Tontowi/Liliyana adalah medali ketiga yang berhasil dibawa pulang oleh tim ganda campuran. Sebelumnya di tahun 2000 dan 2008, ganda campuran harus puas dengan medali perak. Di Sydney tahun 2000, Tri Kusharjanto/Minarti Timur harus puas menjadi runner up, sementara tahun 2008, Nova Widianto yang kini menjadi asisten Richard berhasil membawa perak dari Olimpiade Beijing bersama Liliyana.

“Puji Tuhan, kami sangat bersyukur dengan emas yang dipersembahkan oleh Tontowi/Liliyana. Saya ucapkan terima kasih kepada Tontowi/Liliyana, dua Olimpiade tim ganda campuran dapat perak, kali ini emas di Tontowi/Liliyana,” tambah Richard.

Ucapan terima kasih pun Richard sampaikan kepada masyarakat Indonesia yang sudah mendukung dan mendoakan Tontowi/Liliyana saat berjuang meraih medali emas, tak lupa ia pun mengucapkan terima kashi kepada Nova.

“Kemenangan ini bukan karena saya saja sebagai pelatih, tetapi juga dukungan dari asisten pelatih, Nova. Dia sangat membantu saya dengan tulus, dia bantu saya sampai capek, makanya saya mau dia ikut kesini (Rio). Terima kasih juga kepada PBSI dan semua tim support atas dukungannya yang luar biasa,” pungkas Richard. (RI)