
Djarum Sirkuit Nasional (Djarum Sirnas) Jawa Barat 2012 yang dilangsungkan di Bandung, sudah menyelesaikan babak pertama di sektor ganda dewasa putri kemarin (22/5). Babak kedua pun akan segera mempertemukan dua atlet yang pernah mengukir prestasi bersama menjadi rival. Ririn Amelia yang akan berhadapan dengan Melati Daeva Oktavianti.
Dipertengahan tahun 2010 hingga akhir tahun 2011, pasangan Melati/RIrin menjadi salah satu pasangan ganda taruna putri paling ditakuti di kancah Djarum Sirnas. Tercatat mereka menjadi juara di seri bergengsi di Jakarta dan Bandung 2010 lalu, di 2011 mereka pun tetap menjadi kompetitor tangguh, di penghujung tahun mereka menjadi runner up Kejuaraan Nasional (Kejurnas) di Pekanbaru.
Memasuki tahun 2012, Ririn akhirnya bergabung dengan Pelatnas sedangkan Melati tetap di PB Djarum. Keduanya pun berkarir dengan pasangan masing-masing. Melati dipasangkan dengan Rosyita Eka Putri Sari, semetnara Ririn berpasangan dengan atlet PB Djarum lain yang juga dipanggil Pelatnas, Deariska Putri Medita.
Awal tahun 2012 menjadi cukup cemerlang bagi Melati/Rosyita, mereka melakukan tur Eropa selama tiga minggu. Mereka pulang dengan membawa gelar juara German Junior. Berlanjut dengan menjadi juara ganda dewasa putri di Piala Walikota Surabaya walaupun mereka masih tergolong di usia taruna. Sedangkan Ririn/Deariskan memulai debut dengan kalah di babak pertama Vietnam Challenge, serta kandas di delapan besar di Djarum Sirnas Jakarta pekan lalu.
Pertemuan antara Melati vs Ririn ini terjadi setelah keduanya memenangi pertandingan tadi malam. Ririn/Deariska dipaksa bermain tiga game oleh Ayu Wanda Tika Wulandari/Putri Muthia Pangersa dari PB Exist/PB Tangkas Specs. Mereka kalah 23-25 di game pertama, dan menang di game berikutnya 21-9 dan 21-16. Sementara Melati/Rosyita menyingkirkan ganda asal Jepang, Kasunose Yuka/Munakata Mizuki dari Bank Hokuto Japan dengan 21-14 dan 21-13.
Saat ditanyai mengenai pendapat mereka tentang pertandingan yang akan digelar Jum’at (24/5) mendatang, kedua atlet baik Ririn maupun Melati hanya sama-sama tersenyum. Tak ada kata sesumbar, keduanya sudah bisa membaca kekuatan masing-masing, dan keduanya membawa misi yang sama, yakni meraih kemenangan. Kira-kira, siapa yang akan memenangkan duel ini ya? (IR)