Sirkuit Nasional
Home > Berita > SIRKUIT NASIONAL > [Djarum Sirnas Sumatera Utara Open 2016] Djarum Sirnas Seri Ke 6 Gelar di Kota Medan
22 Agustus 2016
[Djarum Sirnas Sumatera Utara Open 2016] Djarum Sirnas Seri Ke 6 Gelar di Kota Medan
 
 

Perhelatan akbar Djarum Sirkuit Nasional (Sirnas) hari Senen pagi (22/8) kembali digelar. Kali ini, Djarum Sirnas sudah memasuki seris ke 6 dengan kota Medan menjadi tuan rumah ajang kejuaraan bertaraf nasional ini. Bertajuk Djarum Sirnas Sumatera Utara Open 2016 akan berlangsung di GOR PBSI Sumut tepatnya di jalan Pancing atau jalan Dr William Iskandar Medan.

Djarum Sirnas di kota Medan ini menyediakan total hadiah sebesar 220 juta rupiah. Dengan total peserta sebanyak 414 atlet dari 59 klub diberbagai penjuru tanah air dan juga datang dari luar negri, seperti China, Thailand dan Malaysia.

Djarum Sirnas seris ke 6 ini mengunakan lima lapangan di GOR PBSI Sumut. Diawali dengan pertandingan babak kualifikasi pada nomor tunggal remaja putri, lalu babak kualifikasi babak tunggal remaja putra. Untuk pertandingan di nomor ganda campuran taruna,ganda campuran remaja, tunggal taruna putra dan ganda taruna putra sudah memasuki babak pertama.

Eddyanto Sabarudin selaku Kasubid Turnamen dan Perwasitan PP PBSI mengatakan bahwa turnamen Djarum Sirnas di kota Medan ini tidak ada masalah sama sekali, sudah sesuai dengan jadwal dan panitia setempat juga sudah mempersiapkan fasilitas yang terbaik.

“Hanya kalau dilihat dari segi peserta minatnya menurun. Mungkin dilihat dari segi harga tiket pesawat yang cukup mahal dan juga berbarengan dengan turnamen di luar negri. “ ujar Eddyanto.

Eddyanto juga mengatakan peserta yang datang bukan hanya dari dalam negri tetapi juga datang dari 3 negara besar bulutangkis seperti China, Malaysia dan Thailand. Pastinya tidak mengurangi kualitas dari tunamen ini.

“Setidaknya masih berbobot turnamen ini. Memang ini kali pertama negara China mengirim pemainnya di turnamen ini, tetapi kita juga belum tahukan. Kualitas mereka, apa lebih baik atau masih rata-rata. Lagi pula pemain China turun di dua nomor di Medan ini, yaitu taruna dan remaja,” tutur Eddyanto. (ds)