
Kejutan mampu disajikan oleh pasangan ganda campuran harapan Indonesia asal PB Djarum, Leo Rolly Carnando/Indah Cahya Sari Jamil pada ajang Bangladesh International Challenge 2018.
Juara dunia junior 201 itu secara mengejutkan mampu menumbangkan unggulan pertama dari India, Venkat Gaurav Prasad/Juhi Dewangan dalam pertandingan yang berlangsung 28 menit, dengan skor akhir 21-19 dan 21-13.
Bertanding di Shaheed Tajuddin Ahmed Indoor Stadium, Leo/Indah mengaku tampil dengan strategi yang berbeda dari sebelumnya.
“Mainnya harus lebih sabar soalnya tadi lawannya beda dari lawan yang kemarin-kemarin, polanya beda jadi saya harus rubah mainnya tidak seperti kemarin-kemarin. Pokoknya tetap fokus jangan smpai lengah, pointnya di pegang terus jangan smpe ketinggalan,” papar Indah saat dihubungi oleh tim PBDjarum.org.
Meski diakui tak menyangka bisa lolos final, namun Leo/Indah merasa belum cukup puas dan berharap bisa merebut gelar juara. “Belum puas dong kan gak boleh cepat puas, masih pengen juara, ”ucap Indah.
Baca Juga : [BWF World Tour Finals 2018] Hari Penentuan
Untuk bisa meraih keinginannya itu, Leo/Indah harus bisa mengatasi lawannya dari Malaysia, Hoo Pang Ron/Cheah Yee See di final besok, Sabtu (15/12). Menghadapi unggulan kedua, mereka akan lebih siap.
“Besok lawannya lumayan, jadi aku sama Leo harus lebih siap dari mereka soalnya belum pernah ketemu juga, jadi sama-sama gak tau mainnya gimana,”pungkas Indah.
Selain Leo/Indah, satu tiket final bagi Indonesia juga berhasil diamankan oleh tunggal putri,
Putri Kusuma Wardani. Ia melaju usai menundukan rekan sesama Indonesia lainnya, Yasnita Enggira Setiawan dengan 21-8 dan 21-19.
Saat berita ini diturnkan, pasangan ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin tengah berjuang memperebutkan tiket final, kontra wakil India, Kona Tarun/Lim Khim Wah. (arh)
Baca Juga : [BWF World Tour Finals 2018] Cedera, Paksa Kevin/Marcus Mundur
