
Tinggal selangkah lagi maka pasangan ganda campuran Indonesia Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dapat menggapai gelar juara kejuaraan bulutangkis Korea Open Super Series 2015. Hari ini (19/9), pasangan yang biasa di panggil dengan Owi/Butet ini memastikan langkahnya menuju babak final pada kejuaraan yang menyediakan hadiah total USD 600.000,-
Tak seperti babak perempat final yang harus dijalani dengan rubber game, di babak semifinal juara All England 2014 ini dapat menghemat tenaga lebih banyak. Unggulan ke-2 ini hanya butuh dua game untuk menghentikan ganda Inggris Chris Adcock/Gabrielle Adcock. Di game pertama, Owi/Butet yang sudah mengetahui akan kondisi lapangan yang berangin menekan lawan hingga menang dengan 21-9. Memasuki game kedua ganda Inggris sempat bangkit dan bisa menyamakan kedudukan sampai 12-12. Di game ini , Owi/Butet banyak diuntungkan dengan seringnya kesalahan yang dibuat lawan hingga akhirnya mereka menang dengan posisi 21-15.
“Kami tadi bermain pintar aja di lapangan. Karena ini kondisi angin kemana-mana, jadi tadi kami main asal masuk aja dulu. Di sisi lain lawan juga jadinya bingung sendiri buat main. Di lapangan mereka tadi juga mencoba merusak konsentrasi kami dengan beberapa kali protes. Tapi kami terus mencoba tenang dan tidak terpengaruh,” ujar Owi kepada badmintonindonesia.org.
“Di game kedua lawan bermain lebih parah lagi, selain harus ngelawan angin, lawan juga banyak melakukan kesalahan. Kami banyak diuntungkan dari hal tersebut. Mereka suka nyangkut-nyangkut di net. Kuncinya tetap tenang dan fokus,” lanjutnya.
Di babak final besok (20/9), Owi/Butet kembali akan menghadapi musuh abadinya dari China, Zhang Nan/Zhao Yunlei. Enam belas kali sudah keduanya bertemu. Sayangnya Owi/Butet masih jauh tertinggal dalam hal kemenangan. Ganda campuran terbaik Indonesia baru menang sebanyak 5 kali berbanding sebelas kali kekalahan.
“Besok kami harus lebih fokus lagi. Karena beberapa kali pertemuan terkahir kami masih kalah terus. Jadi besok kami akan mencobanya lagi. Mereka nggak gampang mati dan fokusnya juga bagus ami harus mengantisipasi hal tersebut,” pungkas Owi. (AR)
