
Ganda campuran datang ke kejuaraan Badminton Asia Championships 2016 sebagai juara bertahan. Adalah pasangan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir yang tahun lalu mampu menjadi juara. Tekad mempertahankan gelar juara muncul meski mereka menyadari tak mudah. Sejumlah pasangan terbaik Asia akan menjadi penghalang. Seperti pasangan-pasangan Cina Zhang Nan/Zhao Yunlei, Zu Chen/Ma Jin, Li Chen/Bao Yixin. Korea Selatan pun menebar ancaman serius dengan Ko Sung Hyun/Kim Ha Na. Kuda hitam dari Hongkong, Lee Chun Hei Reginald/Chau Hoi Wah juga tercatat hadir.
“Tahun lalu kami bisa juara. Mudah-mudahan kami bisa mengulang seperti hasil tahun lalu. Tapi lawan juga semakin merata. Kami sudah nggak bisa lagi lengah di babak awal, lihat lawan masih mudah atau apa. Sekarang semua kemungkinan bisa terjadi. Apalagi teknologi juga semakin canggih. Semua permainan kami bisa dipelajari. Yang membedakan mungkin bisa dibilang hanya pengalaman sama kuat mentalnya aja di lapangan,” ujar Liliyana kepada badmintonindonesia.org.
Usaha untuk mempertahankan gelar juara akan didukung tiga ganda campuran lainnya. Pasangan Praveen Jordan/Debby Susanto, Edi Subaktiar/Gloria Emanuelle Widjaja serta Ronald Alexander/Melati Daeva Oktaviani akan saling bahu membahu agar gelar juara bisa dibawa pulang ke tanah air.
Drawing perjalananan Tontowi Ahmad/Liliyana natsir mulai terlihat berat. Usai mendapat bye di babak pertama, pasangan yang biasa disapa dengan Owi/Butet ini akan bertemu kembali dengan salah satu musuh bebuyutannya dari China Xu Chen/Ma Jin. Rekor pertemuan keduanya memang masih terpaut jauh. Dari tujuh belas kali pertemuan keduanya, pasangan Indonesia baru bisa memenangi delapan kali saja. Tetapi dua kali kemenangan di pertemuan terakhir termasuk kejuaraan Asia 2015 lalu semakin membuktikan kekuatan dari Owi/Butet.
“Di babak dua ketemu Xu Chen/Ma Jin. Walaupun terakhir bertemu kami menang, performa mereka di dua turnamen belakangan bisa dibilang cukup bagus. Jadi kami dari awal sudah harus siap. Biasanya kan kami masih suka coba lapangan, coba shuttlecock, coba angin. Tapi nanti dari awal kami sudah harus langsung siap,” lanjut butet. (AR)
