Turnamen Internasional
Home > Berita > Turnamen Internasional > [Indonesia Juara] Sukses Pertahankan Piala Thomas 1961
17 September 2020
[Indonesia Juara] Sukses Pertahankan Piala Thomas 1961
 
 

Indonesia mendapat kepercayaan sebagai tempat pelaksana final perebutan Piala Thomas pada tahun 1961. Padahal masa itu, Indonesia masih bisa dibilang anak bawang di dunia bulutangkis. Menjadi tuan rumah perebutan Piala Thomas, tentu membuat Indonesia bangga. Istora Senayan pun segera dibangun disamping sebagai venue Asian Games juga untuk kegiatan seperti kejuaraan bulutangkis.

Hanya empat negara yang berhak mengikuti putaran final di Istora. Denmark mewakili benua Eropa, lalu Amerika Serikat sebagai juara Amerika lalu Australia wakil Australasia serta Thailand mewakili Asia karena berhasil menjadi juara Asia. Sementara itu Malaysia yang merupakan pemegang piala Thomas sebanyak tiga kali, terjun bebas. Malaysia gagal menembus putaran final karena kalah 2-7 dari Thailand di final zona Asia.

Indonesia sebagai juara bertahan, bertemu dengan Thailand di babak final. Pasukan tunggal putra Indonesia kembali unjuk gigi. Pada hari pertama, para pemain tunggal Indonesia langsung mengemas kemenangan. Tan Joe Hok sukses menyumbangkan angka. Bertanding menghadapi Channarong  Ratunassaengsuang, Tan Joe Hok menang 15-9, 15-5. Ferry Sonneville membuat Indonesia unggul 2-0 dari Thailand usai memetik kemenangan dari Somsook Boonyasukhanonda dengan 15-3, 15-11.

Sayangnya pada partai ketiga yang memainkan ganda putra, Indonesia gagal menambah angka kemenangan. Indonesia yang menurunkan Tan Joe Hok/Lie Po Djian menyerah ditangan ganda Thailand, Narong/Raphi dengan 7-15, 13-15. Keadaan menjadi genting. Ganda Indonesia Njoo Kim Bie/Tan King Gwan juga menyerah ditangan Chavalert Chumkum/Chuchart Watanatham dengan kedudukan akhir 15-12, 14-17. Pasangan Indonesia mundur pada game ketiga karena Njoo Kim Bie sakit. Posisi menjadi berubah imbang 2-2.

Hari kedua menjadi penentuan bagi kedua negara. Indonesia tetap menurunkan trio pemain tunggalnya, Tan Joe Hok, Ferry Sonneville serta Eddy Jusuf.  Eddy memberikan harapan besar bagi tim Indonesia. Ia sukses membungkam pemain Thailand Narong Bronchima dengan 18-14, 15-7. Tan Joe Hok lalu membawa Indonesia unggul 4-2 atas Thailand. Ia mengalahkan Somsook dengan 15-5, 15-2.

Penentu kemenangan ada di pundak Ferry Sonneville. Dan Ferry pun menjawab tugasnya dengan kemenangan. Ia menang dari Cahnaarong dengan 15-9, 15-2.  Indonesia menang 5-2 atas Thailand. Dua partai sisa tetap dimainkan. Tan King Kwan yang berpasangan dengan Ferry Sonneville kalah 13-15, 15-13, 5-15 dari Narong/Raphi. Sementara itu Tan Joe Hok/Lie Po Djian melengkapi kemenangan Indonesia. Tan/Lie menang dari Chavalert/Chuchart dengan rubber game 15-5, 13-15, 18-17. Pertandingan Indonesia melawan Thailand berakhir dengan skor 6-3 untuk Indonesia. (AR)