
Jelang gelaran akbar beregu putra dan putri, Piala Thomas dan Uber yang akan menggelar kualifikasi bulan depan di Macau, Hong Kong sedianya PBSI akan melangsungkan simulasi Thomas dan Uber sebagai ajang uji coba kemampuan tim. Semula, simulasi akan dilangsungkan di Kota Kembang pada tanggal 28 Januari mendatang.
Tetapi karena satu dan lain hal, akhirnya simulasi sempat diputuskan untuk dilangsungkan satu minggu lebih cepat pada 20 Januari, sebelum akhirnya diputuskan batal digelar setelah beberapa atlet mengalami cedera di ajang Malaysia Open Super Series pekan lalu.
Tercatat ada tiga atlet yang mengalami cedera mulai dari Dionysius Hayom Rumbaka yang akhirnya menyerah ditangan Chen Jin pada babak kedua terkait dengan cedera pahanya. Nitya Krishinda Maheswari yang batal melakoni laga melawan Vivian Kah Moon Ho/Khe Wei Woon di perempat final, serta Muhammad Ahsan yang mengalami cedera dibahu usai bertanding dengan pasangan Taipei Fang Chieh Min/Lee Sheng Mu di babak kedua.
Padatnya turnamen dan suhu yang cukup berbeda dengan keadaan Korea (yang bisa mencapai -6 derajat celcius) dua pekan sebelumnya, disinyalir menjadi salah satu faktor penyebab banyaknya atlet yang mengalami cedera. Karena hal tersebut, simulasi pun akhirnya dibatalkan.
“Berdasarkan hasil diskusi dengan manajer tim Malaysia Open, kami akhirnya memutuskan bahwa simulasi Thomas dan Uber dibatalkan,” ujar Sekjen PBSI, Yacob Rusdianto.
"Sebetulnya saya sudah merasa sakit sejak pertandingan sebelumnya, tapi karena sudah unggul dan sakitnya masih bisa ditahan, saya pun melanjutkan pertandingan. Akhirnya saya memutuskan untuk mundur saja agar cederanya tidak makin parah, bisa recovery, dan fokus untuk pertandingan selanjutnya," ujar Nitya.

Hal serupa diungkapkan oleh Ahsan yang dianalisa oleh dokter pertandingan mengalami robek otot. "
Pada gim pertama sudah terasa sakit di bahu, namun masih bisa saya tahan. Ternyata gim ketiga justru otot paha saya yang tertarik, dokter pertandingan mengatakan ada otot yang sobek. Rencananya saya juga akan memeriksakan kondisi saya ke dokter sepulangnya ke Jakarta," kata Ahsan mengenai kondisinya.
Semoga cepat pulih dan kembali bertarung demi merah putih.