
Ganda remaja putri PB Djarum, Syaikha Gendis Putri Setiawan/Hillary Lilyana Supit harus tertahan di babak 16 besar Badminton Asia U17 & U15 Junior Championships 2026. Bertanding di Chengdu Wenjiang Gymnasium, Jumat (11/9), langkah keduanya terhadang unggulan tiga asal Taiwan, Li Sin Chang/Ling Yu Wang. Meski sempat mencuri game pertama, keduanya akhirnya kalah 15-9, 9-15, 3-15.
“Kendalanya itu karena awalnya saat kami lihat mereka pemain unggulan, sempat agak tegang juga. Tapi begitu di lapangan game pertama kami bisa menang, kami jadi lebih percaya diri. Di game kedua poin kami mepet, tapi terus lawan coba colong pukulannya dan ternyata kami kesulitan. Dari situ lawan jadi lebih percaya diri dan kami balik ketekan terus sampai akhir,” kata Hillary soal laganya.
Setelah kekalahan di game kedua, Gendis/Hillary sempat berusaha keluar dari tekanan lawan. Sayangnya usaha mereka belum membuahkan hasil terbaik. Mereka kalah usai bertanding selama 28 menit.
“Di game ketiga kami coba komunikasi lagi berdua. Tapi lawan hawanya sudah naik dan terus mempercepat permainan. Itu bikin kami jadi bingung harus gimana di lapangan,” sambung Gendis.
Kekalahan ini menjadi pelajaran berharga buat Gendis/Hillary. Dengan poin yang semakin pendek dan lawan yang terus meningkat, keduanya bertekad untuk melakukan banyak perbaikan. Soal fokus di lapangan juga menjadi hal penting yang ingin mereka tingkatkan.
“Ini jadi pelajaran buat kami. Dengan poin pendek, persiapan kami harus lebih maksimal. Pemasan dua kali lipat, nggak boleh gampang mati. Kalau gampang mati sendiri di poin kaya gini, pasti akan menguntungkan lawan,” ucap Hillary.
Hasil lengkap pertandingan Badminton Asia U17 & U15 Junior Championships 2026, bisa diakses di sini. (NFA)
