Turnamen Internasional
Home > Berita > Turnamen Internasional > [SEA Games 2015] Ihsan Antar Indonesia Ke Final
01 Januari 2005
[SEA Games 2015] Ihsan Antar Indonesia Ke Final
 
 

Pebulutangkis putra asal PB Djarum Ihsan Maulana Mustofa berhasil membawa tim Indonesia menuju babak final pada cabang olah raga bulutangkis di ajang multi event SEA Games 2015 yang berlangsung di Singapore. Ihsan menjadi penyelamat tim Indonesia setelah sebelumnya  kedudukan antara Indonesia melawan Malaysia di babak semifinal imbang 2-2.

Ihsan tampil menawan saat menghadapi tunggal ketiga Malaysia Mohamad Arif Abdul Latif. Ihsan bermain taktis di game pertama dan menang dengan 21-12. Di game kedua pendukung Indonesia sempat dibuat terdiam saat Ihsan tertinggal 17-20. Bermodalkan mental baja, Ihsan mampu mengejar dan mengunci perolehan angka lawan hingga menang dengan 22-20. Kemenangan Ihsan langsung disambut oleh rekan-rekanya yang menyerbu ke lapangan.

“Sangat bahagia, saya bersyukur saya hari ini diberi hati yang yakin, saya yakin dengan permainan sendiri. Soal beban itu pasti ada. Tetapi saya pilih fokus ke pertandingan saja, tidak mau mikir menang kalah. Pelatih selalu membuat saya berpikir positif. Tadi pelatih berteriak kalau saya bisa dan saya lebih unggul dari segi fisik dan serangan. Saya makin percaya diri,” tutur Ihsan kepada badmintonindonesia.org.

Di game pertama saya sudah yakin, apalagi di Indonesia Open 2015 bisa menang dari dia. Pokoknya saya berpikir mau menyerang dulu, jadi tidak mau bertahan saja. Pokoknya lebih agresif. Sedangkan di game kedua saya lengah karena mau buru-burur mematikanlawan. Sempat kepikiran pasti rubber game, tapi saya jalanin aja tapi tetap usaha,” lanjutnya.

Indonesia kehilangan dua angka dari nomor tunggal. Jonatan Christie yang menjadi ujung tombak di nomor tunggal belum mampu membuka angka kemenangan. Perempatfinailis BCA Indonesia Open Super Series Pemier 2015 ini menyerah rubber game dari Chong Wei Feng dengan rubber game, 18-21, 21-13, 15-21.

“Saya sudah berusaha semaksimal mungkin, hanya hasilnya belum bisa menyumbangkan poin. Sebetulnya lawan tidak terlalu menyulitkan secara teknis. Tetapi saya banyak melakukan kesalahan sendiri. Lawan mempercepat tempo permainan dan terus menyerang,” ujar Jonatan.

Firman Abdul Kholik juga belum berhasil mengatasi mantan pebulutangkis nomor satu dunia, Lee Chong Wei. Meski sempat menempel ketat di game pertama dengan 19-21, Firman akhirnya harus mengakui ketangguan Sang Datuk pada game kedua dengan, 10-21.

“Chong Wei adalah pemain senior, sedangkan saya masih muda. Secara pengalaman saya masih kalah, jadi saya mencoba untuk main lepas tanda beban.Tetapi ada harapan mau menang, supaya bisa menyumbang untuk tim saya. Banyak pelajaran yang bisa saya ambil dari pertandingan ini. Saya harus lebih rajin dan disiplin lagi dalam berlatih,” papar Firman.

Dua kemenangan Indonesia direbut dari nomor ganda putra. Setelah kalah 1-0, pasangan Ricky Karanda Suwardi/Angga Pratama menyamakankedudukan menjadi 1-1. Juara Singapore Open Super Series 2015 ini, menang dari ganda Malaysia, Goh V Shem/Tan Wee Kiong dengan 21-17, 15-21, 21-17.

“Alhamdulillahkami bisa menang dan menyumbang poin untuk tim Indonesia. Kami sedang ketinggalan 0-1, tekanan itu pasti ada, namun kami berhasil fokus dan tidak memikirkan menang kalah dulu, yang penting satu demi satu poin,“ tutur Angga.

Pasangan Kevin Sanjaya/Marcus Fernadi Gideon membuat kubu Malaysia terdiam. Ia menang mutlak dari ganda kedua Malaysia Mak Hee Cun/Teo Kok Siong dengan angka, 21-10, 21-13 dan membuat keadaan imbang 2-2.

“Malam ini kami merasa bermain lebih sabar dan lebih tenang. Kami bisa menerapkan pola permainan kami dan ini membuat lawan menjadi panik dan bingung,” ujar Marcus.

Dari awal pertandingan kami memang selalu menekan, jadi enak terus mainnya. Walaupun tim Indonesia  sedang tertinggal, namun kami tidak terbebani. Justru kami termotivasi harus menang. Kalau kami kalah kan tim Indonesia tidak bisa melaju ke Final,” tambah Kevin.

Besok (12/6), di babak final tim Indonesia akan bertemu dengan tim Thailand yang mengalahkan Singapura dengan 3-2. (AR)