
Shesar Hiren Rustavito masuk ke daftar tunggu di BCA Indonesia Open Superseries Premier 2016. Ia memang masih menunggu hingga detik terakhir untuk berlaga atau tidak di turnamen yang menawarkan hadiah total US$ 900 ribu ini.
“Karena memang masih reserve kan, tetapi di tiga minggu setelah Sirnas di Jakarta saya tetap melakukan persiapan untuk turnamen ini,” ujar atlet yang akrab disapa Vito ini.
Vito menuturkan bahwa persiapan dirinya sudah cukup matang. Dengan persiapan tiga minggu, Vito tak mematok target. “Kalau ditanya target, sejauh ini saya ingin bisa lolos dari kualifikasi dulu,” tambahnya.
Juara PON tahun 2012 ini berhasil melalui laga pertamanya di Istora. Berhadapan dengan Vladimir Malkov dari Rusia, Vito sukses menang dua game langsung 21-14 dan 21-17. “Di pertandingan tadi lawan masih imbang dengan kemampuan saya. Saya harus fokus dan terus menjaga konsentrasi saya. Pola main jangan kalah cepat,” tambahnya.
Di babak final kualifikasi, Vito akan berebut tiket ke babak utama bersama pemain Tiongkok, Huang Yuxiang. Inilah pemain yang menghentikan Wisnu Yuli Prasetyo di babak pertama kualifikasi. Huang menang dengan 21-14 dan 21-19.
“Lapangan memang cukup berangin, tetapi masih bisa diatasi. Semoga nanti bisa tampil lebih baik dari pertandingan pertama tadi,” pungkasnya.
Usai berlaga di babak pertama kualifikasi, Vito pun menyempatkan diri untuk hadir di Meet and Greet di booth Djarum Foundation. Ia menghadiri meet and greet bersama M Bayu Pangisthu. (RI)
