
Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan, sukses melangkah ke babak perempat final nomor perorangan Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Tiket tersebut diraih Alwi setelah menumbangkan wakil Malaysia, Leong Jun Hao, pada babak 16 besar yang digelar di City Municipal Gymnasium, Ichinomiya, Jepang, Sabtu (26/9).
Dalam pertandingan tersebut, Alwi tampil solid dan menyudahi perlawanan Leong lewat kemenangan straight game dengan skor 21-16, 21-11.
Ini merupakan kemenangan kedua yang diraih Alwi dalam waktu satu hari yang sama. Sebelumnya, pada Sabtu pagi, ia juga sukses memulangkan andalan tuan rumah, Kenta Nishimoto, dengan skor telak 21-12, 21-10.
Rentetan kemenangan gemilang ini diraih Alwi di tengah kondisi fisik dan mental yang sebenarnya sedang terkuras habis. Alwi mengaku kesehatannya sedikit menurun akibat kelelahan pasca merayakan kemenangan di nomor beregu yang berlangsung hingga larut malam.
"Jujur nggak mudah lah. Semenjak habis dari beregu sampai larut malam, euforia, capek, senang, serak, suara habis, batuk, pilek, semua jadi satu. Kurang istirahat," ungkap Alwi menceritakan kondisinya usai pertandingan.
Meski badannya menahan lelah dan sakit, pemain muda ini menolak untuk mundur atau mencari-cari alasan. Semangat juangnya justru semakin berkobar saat memasuki lapangan. "Tapi nggak ada alasan. Sudah masuk ke arena ini, siapapun ingin menang. All in, now or never," tegasnya.
Bagi Alwi, memaksakan diri di tengah keterbatasan fisik adalah sebuah ujian pembuktian. Ia memiliki filosofi kuat mengenai makna seorang juara. Mengamankan kemenangan di nomor individu setelah sukses di beregu adalah target pribadinya untuk mengukur sejauh mana kemampuannya.
"Pemain yang saya bilang juara sejati adalah juara yang bisa back-to-back juara. Itu adalah sesuatu yang nggak mudah. Jadi saya ingin mencoba dan menguji diri saya sejauh mana," jelas Alwi. Ia tak menampik bahwa sebenarnya dirinya masih ingin beristirahat sejenak dan menikmati euforia kemenangan beregu, namun tugas negara memanggilnya untuk kembali bertempur.
Di perempat final yang akan memperebutkan tiket ke zona medali, ujian berat kembali menanti. Alwi Farhan dijadwalkan akan menantang unggulan ketiga asal Taiwan, Chou Tien Chen. Menghadapi lawan yang jauh lebih senior dan sarat pengalaman, Alwi menyadari pertandingan esok hari akan sangat tricky dan menguras tenaga.
Namun, hal tersebut tak menyurutkan nyali sang pemain. Ia berjanji akan memberikan perlawanan maksimal.
"Besok perjuangan menuju medali sangat amat berat, tapi ya saya akan habis-habisan dan all out. Chou Tien Chen sudah menunggu? Siap. Mati-matian. Harga diri," pungkas Alwi dengan penuh determinasi. (NFA)
