Turnamen Internasional
Home > Berita > Turnamen Internasional > [French Open Super Series 2014] Pengalaman Berharga di Pierre de Courbutine
24 Oktober 2014
[French Open Super Series 2014] Pengalaman Berharga di Pierre de Courbutine
 
 

Ganda campuran Indonesia, Alfian Eko Prasetya/Anissa Saufika akhirnya dipaksa mengakui keunggulan salah satu ganda campuran andalan China, Xu Chen/Ma Jin. Mereka akhirnya harus terhenti di babak 16 besar French Open Super Series 2014 setelah kalah 9-21 dan 16-21 di laga yang berlangsung Rabu (23/10) malam waktu setempat.

Namun dari kekalahan ini, ganda muda ini bisa meraih pengalaman berharga. Di atas kertas, mereka memang masih terpaut cukup jauh dari Xu/Ma, yang merupakan salah satu pasangan paling diwaspadai saat ini. Bahkan ganda campuran teratas tanah air, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir pun masih cukup kesulitan, bahkan tak jarang menelan kekalahan.

“Xu/Ma memang lebih senior dari kami, memang kami ingin sekali berhadapan dengan mereka supaya tahu mainnya mereka seperti apa. Jadi kami bisa mempelajari permainan mereka langsung, biasanya kan hanya lihat di video pertandingan. Kami pun bisa tahu apa yang mesti ditingkatkan di latihan,” kata Anissa seperti dilansir badmintonindonesia.org.

“Namun ternyata Ma Jin permainan depannya tidak sebahaya yang saya bayangkan, malah lebih bagus cik Butet (Liliyana Natsir) yang antisipasi bola depannya lebih bagus,” tambah atlet besutan PB Djarum itu.

Sementara disisi lain, Alfian mengaku sepanjang laga mereka kerap terbawa irama permainan lawan. “Xu/Ma selalu berhasil mengajak kami bermain reli, padahal kalau main no lob, mereka tidak terlalu berbahaya. Di game kedua kami bisa mengejar perolehan skor karena bermain no lob, tapi akhirnya terbawa lagi bermain reli. Xu/Ma juga lebih safe, mereka jarang membuat kesalahan sendiri,” tutur Alfian.

“Kami banyak belajar dari pertandingan ini. Semoga kedepannya kami kembali dapat kesempatan bertanding di turnamen kelas super series dan grand prix gold agar bisa berhadapan dengan ganda campuran kelas dunia,” imbuhnya.

Tontowi/Liliyana bersalaman dengan Sam Magee/Chloe Magee usai bertanding

Merah putih pun masih  bisa berharap gelar dari pundak Tontowi/Liliyana di sektor ganda campuran. Mereka berhasil memastikan langkah ke babak delapan besar usai membungkam Sam Magee/Chloe Magee asal Irlandia dengan skor cukup telak 21-11 dan 21-10. Dan berikutnya, unggulan ketiga ini akan berjumpa dengan ganda China, Lu Kai/Huang Yaqiong yang diunggulkan ditempat ketujuh. (IR)