Turnamen Nasional
Home > Berita > TURNAMEN INTERNASIONAL > [London Grand Prix Gold 2013] Berry: "Inginnya Juara"
04 Oktober 2013
[London Grand Prix Gold 2013] Berry: "Inginnya Juara"
 
 

Berry Angriawan kini berduet dengan Ricky Karanda Suwandi, ganda putra asal Indonesia itu kini tengah berlaga di London Grand Prix Gold 2013. Pekan lalu di Yogyakarta, Berry/Ricky sebetulnya memiliki kesempatan untuk bisa menembus babak final, sayang kemarin Ricky harus mengalami cedera dan tak bisa melanjutkan laganya di babak empat besar. Namun kini mereka sudah siap menggoyang panggung bulutangkis di London.

Mendapat bye di babak pertama, Berry/Ricky sebetulnya harus bersua dengan unggulan kedua Chris Langridge/Peter Mills. Tapi mereka lantas tak harus banyak memetik keringat, baru saja pertandingan berlangsung salama satu menit dan kedudukan masih 1-1, wakil tuan rumah ini menyatakan untuk mundur dari pertandingan terkait cedera kaki yang dialami Miles.

“Lawan kami tadi memang sudah cedera, jadi tidak mampu melanjutkan pertandingan. Meskipun kami belum bermain dalam pertandingan, tapi kami sudah beberapa kali mencoba lapangannya saat latihan, jadi kami sudah cukup tahu tentang kondisi lapangan,” ujar Berry kepada pbdjarum.org.

Di perebutan tiket semifinal, mereka akan berhadapan dengan Mads Pieler Kolding/Mads Condrad-Petersen. Diatas kertas, Berry/Ricky yang baru menjajal kemampuannya di Chandra Wijaya Men’s Double Championship, dan Indonesia Grand Prix Gold 2013 ini memang masih berada dibawah duet Denmark itu. Berry/Ricky menghuni rangking 193 sementara sang lawan ada di posisi 114.

“Saya inginnya juara, dan besok saya siap untuk bermain lepas, dan pasti kami akan fight,”
pungkas atlet besutan PB Djarum itu.

Mereka tak sendiri, satu ganda putra Indonesia lainnnya, Wahyu Nayaka Arya Pankaryanira/Ade Yusuf pun turut lolos ke babak perempat final. Mereka berhasil menang 21-15 dan 21-14 dari wakil tuan rumah Christopher Colis/Andrew Ellis. Kemenangan ini membawa mereka bersua dengan wakil Taipei, Po Jui Huang/Chiang Yao Lu.

“Di game tadi kami bermain no lob, sedangkan untuk babak perempat final besok (hari ini – red) harus siap capek, karena Taipei juga pemainnya dikenal memiliki smash yang kencang dan kecepatan yang lumayan,” tutur Wahyu kepada pbdjarum.org.

Wahyu pun menuturkan sejauh ini ia menargetkan untuk bisa menembus babak semifinal, karena di babak empat besar itu kemungkinan besar unggulan pertama Mathias Boe/Carsten Mogensen akan menanti mereka. (IR)