
Pertandingan awal antara Tim Piala Thomas Indonesia dan Hongkong akan segera di mulai. Peluang untuk merebut kemenangan perdana masih sangat terbuka. Rexi Mainakypun selaku manajer tim Piala Thomas dan Uber Indonesia optimis anak asuhnya akan memenangi pertandingan. Bahkan ia berani menyebut, peluang Indonesia untuk menang adalah 60 berbanding 40.
Bukan tanpa alasan jika mantan pemain ganda putra terbaik Indonesia ini memiliki pendapat demikian. Secara tim, Indonesia lebih di unggulkan di banding Hongkong. Secara perorangan pun, peringkat beberapa pemain dan ganda Indonesia masih lebih baik di bandingkan negeri bekas koloni Inggris.
Tak salah jika Indonesia menetapkan Tommy Sugiarto tampil sebagai lokomotif pasukan merah putih. Tommy yang tampil sebagai tunggal pertama Indonesia akan bertemu dengan pemain masa depan Hongkong Ng Ka Long Angus. Secara peringkat Tommy masih lebih baik di bandingkan lawan. Saat ini Tommy berada pada peringkat 8 dunia sementara lawan ada di urutan 11 dunia. Secara Head to head pun Tommy unggul dua kali dari dua pertemuan.
Menetapkan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan sebagai ganda pertama pun bukan tanpa alasan. Ahsan/Hendra menang di pertemuan pertama pada kejuaraan beregu Asia 2016 dari ganda Hongkong berperingkat 48 dunia, Or Chin Chung/Tang Chun Man.
Nama pemain muda Jonatan Christie yang muncul sebagai tunggal kedua sepertinya memang patut di kedepankan. Ia membukukkan kemenangan dari tunggal kedua Hongkong yang akan di turunkan, yakni Hu Yun. Pada kejuaran Malaysia Open Super Series Premier 2016. Saat itu Jojo, demikian biasa ia di panggil menang straight game.
Di partai ke empat yang akan mempertemukan Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi dengan Law Cheuk Him/Lee Chun Hei Reginald masih belum terlihat rekor pertemuan. Tetapi jika peringkat di jadikan patokan semestinya ganda Indonesia bisa menggilas ganda Hongkong yang saat ini belum memiliki peringkat dunia.
Indonesia masih memiliki kartu As di partai kelima. Pengalaman Ihsan Maulana Mustofa sebagai partai penentu di nomor beregu sudah pernah di jalaninya. Ia pernah tampil sebagai pahlawan saat nomor beregu di mainkan pada ajang Sea Games 2015 lalu. Inilah rasanya alasan pemilihan nama Ihsan muncul sebagai partai kelima. Ihsan akan bertemu dengan pemain yang memiliki peringkat lebih baik darinya. Wong Wing Ki Vincent, pemain Hongkong yang ada di urutan 22 dunia akan di hadapi Ihsan untuk pertama kalinya. Bukan tak mungkin Ihsan akan bisa mengalahkan tunggal ketiga Hongkong. Ihsan biasa di kenal sebagai pemain yang bisa mengalahkan pemain yang memiliki peringkat di atasnya. (AR)
