
Tim Uber Indonesia unggul 2-0 atas Tim Bulgaria. Pada laga tunggal putri kedua, Fitriani menang dua game langsung dari Patya Nedelcheva bertempat di Kunshan Sport Center Stadium, China, Minggu (15/5) pagi waktu China.
Memang diatas kertas Fitriani lebih unggul dari pemain Bulgaria ini. Fitriani yang berada di rangking 53 dunia, sudah bisa mengendalikan permainan di awal game. Pengembalian bola Fitriani selalu akurat. Lawan pun tak berdaya dan tak bisa mengikuti pola mainnya Fitriani. Hingga Fitriani menang mudah di game ini, 21-9.
Lanjut ke game kedua, Fitriani masih diatas angin. Hanya saja, kali ini Fitriani sering sekali melakukan kesalahan yang membuat keuntungan lawan. Tapi Fitriani pun mencoba untuk fokus dan tepat di menit ke 30, Fitriani mengalahkan lawan ini dengan skor 21-15.
Seperti dilansir badmintonindonesia.org, Fitriani mengaku kalau lawan postur tubuhnya lebih besar, makanya ia manfaatkan kesempatan ini dengan banyak bermain rally dan memang ini ciri khas permainan dirinya. Tetapi jika ada kesempatan dirinya tak segan-segan menlontarkan serangan.
“Rasa deg-degan itu ada, tetapi tadi saya mau membuktikan kalau saya bisa. Deg-degan itu karena saya takut mainnya jelek, saya berusaha menghilangkan rasa tegang supaya saya bisa mengeluarkan kemampuan saya. Rasanya saya cukup puas dengan penampilan saya tadi,” tambah Fitri. (ds)
