
Kembali Tommy Sugiarto membuktikan diri sebagai pemain jangkar bagi tim piala Thomas Indonesia. Tampil sebagai tunggal pertama, Tommy sukses menjalankan misinya mengalahkan pemain Hongkong Ng Ka Long Angus. Untuk kedua kalinya secara berturut-turut, pemain Hongkong berperingkat 11 dunia, tersungkur di tangan Tommy.
Pendukung Indonesia sempat terdiam saat di game pertama, Tommy tampil dalam tekanan lawan. Tommy seperti terlambat panas memulai game pertama. Tommy hanya bisa menempel di posisi 5-7. Selebihnya lawan bisa menguasai pertandingan dan menang jauh dengan 21-11.
Di game kedua, baru Tommy bisa mengembangkan permainan. Interval 11-4 bisa Tommy genggam. Hanya saja lagi-lagi pendukung Indonesia kembali dibuat was-was. Di penghujung game kedua Tommy bisa dikejar. Unggul 17-12, Tommy didekati menjadi 17-16. Di saat unggul lagi 20-16, Tommy pun bisa didekati dengan 20-19. Tetapi akhirnya Tommy bisa menjalankan tugas dengan baik. Game kedua bisa ia rebut dengan 21-19 dan memaksa pertandingan berjalan rubber game.
Di game ketiga posisi Tommy selalu bisa unggul dari lawan sampai 16-11. Sempat di dekati lawan sampai 17-15, Tommy akhirnya melesat dan menang 21-15 hanya dalam satu kali service.
“Memang start saya kurang meyakinkan, tetapi begitu saya berhasil membalikkan keadaan, rasa percaya diri Ng berkurang. Kami sudah sering bertemu, siapa yang paling fokus dan tidak membuat kesalahan sendiri, dia yang akan menang,” ujar Tommy
“Di game ketiga saya lihat Ng mentalnya mulai goyah, mungkin karena melihat saya terus mau berusaha mengimbangi dia, dan ini membuat konsentrasinya berkurang,” sambungnya
Kemenangan Tommy membuat tim Piala Thomas Indonesia unggul sementara 1-0. Peluang untuk menambah poinmasih terbuka. Saat ini ganda utama Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan tengah bertanding melawan Or Chin Chung/Thang Cun Man.
