
Jika semua mata saat ini tengah tertuju ke Kunshan, Tiongkok karena perebutan Piala Thomas dan Uber tengah berlangsung, maka atlet-atlet muda tanah air juga tengah berjuang memburu gelar. Mereka saat ini berada di Trang, Thailand dalam Smiling Fish International Challenge 2016.
Di hari kedua yang digelar kemarin (18/5), tunggal putra merah putih berhasil membuat kejutan. Salah satunya adalah Krishna Adi Nugraha, runner up Walikota Surabaya International Series 2016 ini berhasil menghentikan unggulan enam asal Thailand, Pannawit Thongnuam. Menghadapi unggulan ketiga sekaligus kekasih Ratchanok Inthanon itu, Krishna sukses menang dalam dua game langsung 21-17 dan 21-19.
Langkah Krishna ke babak 16 besar ini mengikuti langkah Fikri Ihsandi Hadmadi yang memenangkan perang saudara melawan Christeven Howard. Unggulan lima ini menang dengan 21-13 dan 21-18.
Tak mau ketinggalan, usai Krishna membuat kejutan, Panji Ahmad Maulana pun menyusul. Menghadapi unggulan delapan yang juga wakil tuan rumah, Kantaphon Wangcharoen, Panji berhasil menang juga dalam dua game. Jika Krishna membutuhkan waktu lebih dari satu jam, maka Panji hanya butuh 39 menit unguk menang 21-17 dan 21-18.
Simon Santoso yang sudah lama tak terdengar turun di turnamen pun menyusul. Unggulan tujuh ini berhasil melangkah ke babak ketiga dengan menang mudah 21-7 dan 21-5 atas Weeraphat Phakjarung. Sementara Vega Vio Nirwanda dipaksa bekerja keras tiga game oleh Korakrit Laotrakul. Ia baru bisa menang dengan skor akhir 15-21, 21-11 dan 21-15.
Di babak kedua yang akan digelar Kamis (19/5) ini, tiga wakil merah putih akan berjumpa wakil tuan rumah. Fikri akan menantang Kantawat Leelavechabutr, Panji akan berjumpa dengan Mek Narongrit, sementara Krishna akan menguji kemampuan Parinyawat Thongnuam. Vega akan menantang wakil India, Aditya Joshi, sementara Simon akan berjumpa Zii Jia Lee dari Malaysia. (RI)
