Turnamen Nasional
Home > Berita > TURNAMEN INTERNASIONAL > [BCA Indonesia Open Superseries Premier 2016] Ahsan/Hendra Dipaksa Bertarung Ketat
01 Juni 2016
[BCA Indonesia Open Superseries Premier 2016] Ahsan/Hendra Dipaksa Bertarung Ketat
 
 

Laga ganda putra memang selalu menjanjikan pertarungan seru. Tak terkecuali di laga babak pertama ganda putra di BCA Indonesia Open Superseries 2016. Unggulan dua sekaligus andalan merah putih, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan dipaksa bertarung ketat oleh ganda Hong Kong, Or Chin Chung/Tang Chun Man pada Rabu (1/6) siang.

Ini adalah laga ulangan babak kualifikasi Piala Thomas dua pekan lalu di Kunsan, Tiongkok. Kala itu, Ahsan/Hendra dipaksa menyerah 17-21 dan 19-21. Tetapi kali ini, Ahsan/Hendra berhasil mengamankan kemenangan. Usai menang 23-21 di game pembuka, Ahsan/Hendra sempat tertinggal jauh 1-8 di awal game kedua.

Namun mereka tak lantas menyerah begitu saja. Juara dunia 2015 ini berhasil menyamakan kedudukan diangka 18 dan balik unggul 20-19. Ganda Hong Kong pun tak mau menyerah, mereka sempat memaksakan adu setting. Tetapi akhirnya laga berhasil dimenangkan oleh Ahsan/Hendra dengan 25-23.

“Lawan juga bukan pemain sembarangan, mereka memiliki kualitas. Pokoknya tadi kami di lapangan tidak mau menyerah sebelum pertandingan benar-benar berakhir,” ujar Ahsan usai laga.

“Pertandingan tadi memang cukup susah. Beberapa kali sempat rame, apalagi terakhir ketemu juga kalah. Kami tidak mau terpengaruh oleh mereka. Mereka memang pasti percaya diri di pertandingan tadi,” tambah Hendra.

Di babak kedua Ahsan/Hendra akan menghadapi ganda Denmark, Mads Conrad-Petersen/Mads Pieler Kolding. Mereka dipaksa bekerja keras oleh Alfian Fajar/Muhammad Rian Ardianto dan baru bisa menang dengan 21-19, 14-21 dan 27-25.

“Lawan Denmark kami tidak mau lengah. Pokoknya harus lebih siap, dan target kami adalah memenangkan tiap pertandingan,” tambah Ahsan.

“Harus siap lagi lawan Denmark, karena mereka juga punya kualitas permainan yang cukup bagus,” pungkasnya.

Sayang, langkah Ahsan/Hendra ke babak kedua gagal diikuti oleh duet Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi. Mereka dipaksa mengakui keunggulan ganda Korea, Lee Yong Dae/Yoo Yeon Seong. Angga/Ricky menyerah 14-21 dan 9-21 atas unggulan teratas itu. (RI)