Turnamen Nasional
Home > Berita > TURNAMEN INTERNASIONAL > [BCA Indonesia Open Superseries Premier 2016] Ihsan Ingin Cepat Move On
01 Juni 2016
[BCA Indonesia Open Superseries Premier 2016] Ihsan Ingin Cepat Move On
 
 

Pekan lalu, tim Piala Thomas Indonesia sempat memiliki harapan untuk kembali membawa pulang piala supremasi bulutangkis di nomor putra itu. Namun sayang, Ihsan Maulana Mustofa yang menjadi tunggal ketiga sekaligus penentu, gagal di partai terakhir. Ia harus mengakui keunggulan Hans Kristian Vittinghus yang akhirnya membawa Denmark menjadi juara Piala Thomas untuk pertama kalinya.

“Setelah gagal di Piala Thomas itu, rasa bersalah pasti ada. Di tim ada senior saya, ada Hendra (Setiawan) dan (Mohammad) Ahsan, belum tahu apakah nanti Hendra masih main dua tahun lagi. Untuk saat ini saya ingin segera mengembalikan mental saya dulu. Sejauh ini mungkin masih sekitar 50%, masih susah move on dari moment itu,” ujar Ihsan.

Namun Rabu (1/6) malam, Ihsan sukses melakoni laga perdana di arena BCA Indonesia Open Superseries Premier 2016. Ia berhasil mengatasi tunggal Prancins, Brice Leverdez. Ia berhasil menang dalam dua game langsung 21-16 dan 21-10.

“Di awal game pertama saya memang sempat susah fokus. Masih terlalu terburu-buru,” ungkapnya mengenai pertandingan.

Di babak kedua yang akan digelar besok (2/6), Ihsan akan menghadapi wakil Tiongkok, Huang Yuxian. Ia melangkah ke babak kedua usai sang rival, Viktor Axelsen mengundurkan diri dari laga di kedudukan 16-21, 21-16 dan 8-4.

“Di Istora saya tidak mau memikirkan terlalu jauh. Yang penting saya bisa bermain bagus di setiap permainan saya. Untuk besok pun saya ingin bisa memberikan yang terbaik apalagi bermain di Istora,” pungkasnya.

Ihsan melaju ke babak kedua bersama dua tunggal putra Indonesia lainnya. Jonatan Christie dan Sony Dwi Kuncoro. (RI)