
Istora kembali menghadirkan kejutan manis bagi tuan rumah. Pebulutangkis muda Indonesia, Jonatan Christie sukses membungkam pebulutangkis papan atas dunia, Lin “Super” Dan. Berhadapan dengan wakil Tiongkok pada Kamis (2/6) sore, Jonatan berhasil tampil percaya diri. Didukung penuh oleh publik Istora, Jonatan berhasil menang dalam dua game langsung 21-12 dan 21-12 hanya dalam tempo 36 menit.
“Kemenangan tadi bukan hanya kekuatan saya, tetapi juga campur tangan Tuhan,” ujar Jonatan menanggapi kemenangannya.
Ini menjadi hal yang spesial bagi Jonatan. Atlet berusia 18 tahun ini menuturkan bahwa menghadapi Super Dan tentu bukan sesuatu yang mudah apalagi bisa mengalahkannya. “Lin Dan tentu bukan atlet sembarangan, jika dikatakan beda kelas juga memang beda kelas saya sama dia. Dua medali emas Olimpiade sudah bisa menunjukkan dimana kelasnya. Dia juga idola saya, tentu saya senang dengan kemenangan ini,” tambahnya.
Atlet yang akrab disapa Jojo ini pun menuturkan bahwa performa Super Dan kali ini memang dibawah performa biasanya. “Kalau yang saya lihat memang dia agak sedikit under performed. Dia mungkin tidak suka dengan penonton yang berisik dan bola yang digunakan. Tadi beberapa kali dia coba buka bola malah out,” sambungnya.
Di perempat final, Jonatan tinggal menanti pemenang antara Jan O Jorgensen dari Denmark yang akan berhadapan dengan Wong Wing Ki Vincent dari Hong Kong malam nanti. “Saat ini saya sudah berhasil mencapai target saya untuk menyamai prestasi tahun lalu. Jika memang berjumpa Jan O lagi, saya akan pelajari lagi permainan dia, mungkin akan ngobrol juga dengan (Anthony) Ginting, dan pelatih,” pungkasnya. (RI)
