
Para pemain junior Indonesia yang berlaga di kejuaraan bulutangkis Asia Junior Championships 2016 masih terus melaju. Indonesia masih memiliki harapan dari nomor ganda campuran. Dua pasang ganda campuran Indonesia sukses menembus babak perempat final. Pertandingan di babak delapan besar nanti layaknya pertarungan antara Indonesia melawan China. Pasalnya dua ganda campuran Indonesia akan berjibaku di lapangan karpet hijau memperebutkan tiket semifinal dengan pemain-pemain dari negeri tirai bambu.
Kabar kemenangan pertama di pastikan datang dari pasangan Andika Ramadiansyah/Mychelle Crhystine Bandaso yang menghentikan andalan dari Jepang Naoki Yamazawa/Sayaka Hobara dua game langsung 23-21, 21-18.
Kemenangan juga di ikuti oleh pasangan Rinov Rivaldy/Apriani Rahayu. Unggulan ke-3 ini mengkandaskan harapan pasangan dari China Taipei Su Li Wei/Chang Yu Hsuan juga dengan straight game 21-17, 21-15.
Apriani mengakui jika mereka harus banyak menyerang jika ingin menang. “Mereka mainnya kenaan terus. Bagus juga mainnya. Kami banyak main menyerang dan menjaga mainnya aja. Tapi kalau di lihat, kami memang seharusnya bisa melawan mereka,” ujarnya kepada badmintonindonesia.org.
Besok (15/7) di babak perempat final, kedua pasangan ini akan menemui jalan terjal. Keduanya akan berhadapan dengan pasangan-pasangan dari China. Andika/Mychelle sudah di tunggu unggulan pertama He Jiting/Du Yue, sementara Rinov/Apriani akan menghadapi Zhu Junhao/Zhou Chaomin.
“Lawan besok main semangat aja. Kami berusaha sebaik mungkin, jangan banyak ngangkat kaya hari ini. Saya dan Rinov mungkin fokus sama diri masing-masing aja. Karena kami kan belum lama berpasangan. Lawan besok kami belum tau tipe permainannya seperti apa. Tapi kami mau main yakin dulu aja,” sambung Apriani.
Indonesia harus kehilangan satu ganda campuran lainnya setelah pasangan Amri Syahnawi/Tania Oktaviani Kusumah menyerah di tangan pasangan China lainya Zhou Haodong Hu Yuxiang dengan 12-21, 14-21. (AR)
