
Ganda putri andalan Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, terus menjaga fokus di ajang Daihatsu Indonesia Masters 2021, demi mendapatkan hasil terbaik di ajang berhadiah total US$600.000 ini.
Kamis (19/11) kemarin, Greysia/Apriyani mampu melewati babak kedua dengan mulus usai mengalahkan wakil Spanyol, Clara Azurmendi/Beatriz Corrales dengan skor 21-17, 21-19 di Bali International Convention & Westin Resort, Nusa Dua, Bali.
Diakui Apriyani, melihat penampilannya setelah Olimpiade Tokyo lalu, dirinya menjadi semakin percaya diri. Dia termotivasi untuk tampil maksimal, apalagi bertanding di depan publik sendiri.
"Alhamdulilah, kami bisa menang. Saat ini mind set-nya lebih kepada motivasi yang terus bertambah. Apalagi bermain di Indonesia. Semoga jadi lebih baik lagi nantinya. Jadi mohon doanya," sebut Apriyani.
Mengenai tidak adanya penonton sebagai konsekuensi sistem bubble ini, duet unggulan kedua ini mengaku perlu adaptasi saja. "Tak ada penonton, pastinya sangat berpengaruh. Situasi yang ada pasti beda. Tapi tanpa penonton tidak jadi alasan untuk menurunkan kualitas permainan. Kita harus beradaptasi secepat mungkin," kata Greysia.
Ketika ditanya soal banyaknya pemain tuan rumah yang berguguran, Greysia/Apriyani kompak menegaskan tidak terganggu dengan situasi tersebut. Bagi mereka, lebih penting fokus ke pertandingan ke depan.
Pada babak delapan besar, Greysia/Apriyani akan menghadapi Puttita Supajirakul/Sapsiree Taerattanachai. Pasangan non unggulan asal Thailand ini sebelumnya berhasil menghentikan laju unggulan ketujuh asal Jepang, Mayu Matsumoto/Ayako Sakuramoto. (ah)
Sumber: Humas PP PBSI
