
Dunia masih dibayang-bayangi pandemic covid19 dengan berbagai variannya. Hal ini menyebabkan banyak turnamen bulutangkis yang dibatalkan. Namun demikian beberapa turnamen tetap diselenggarakan dengan memperhatikan protocol Kesehatan.
Di bulan Januari 2022 ini, tiga tour BWF dilaksanakan secara berurutan di India. Dimulai dari India Open super 500 di New Delhi tanggal 11-16 Januari. Dilanjutkan dengan Syed Modi India International Super 300 di kota Lucknow tanggal 18-23 Januari. Lalu, turnamen Odisha Open super 100 yang berlangsung di Cuttack tanggal 25-30 Januari 2022.
Dari ketiga turnamen tersebut, Indonesia hanya mengikuti India Open saja. Pemain professional Tommy Sugiarto dan pasangan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan yang turut menjadi peserta. Hendra/Ahsan mampu meraih prestasi sebagai runner up.
Setelah tiga turnamen di India, BWF World Tour akan hadir Kembali bulan Maret 2022. Seharusnya turnamen di mulai dari Spain Masters Super 300, tanggal 1-6 Maret 2022, namun turnamen ini dibatalkan. Para pemain pun mulai berkompetisi di German Open Super 300 yang akan berlangsung tanggal 8-13 Maret di Muelheim an der Ruhr. Disusul turnamen bergengsi All England super 1000 tanggal 16-20 Maret 2022 di Birmingham. Kemudian Kembali ke turnamen super 300, Swiss Open yang berlangsung 22-27 Maret 2022 di Basel. Rangkaian turnamen beralih ke level yang lebih rendah, Orleans Masters super 100 tanggal 29 Maret – 3 April 2022.
Bulan April 2022, direncanakan dua turnamen berurutan di Korea. Korea Open super 500 akan berlangsung di kota Suncheon tanggal 6-10 April. Sepekan berikutnya beralih ke kota Gwangju dimana diselenggarakan Korea Masters Super 300 yang berlangsung tanggal 12-17 April 2022.
Di bulan Mei 2022, baru terjadwal 1 turnamen BWF World Tour yakni Thailand Open Super 500. Indonesia Open dan Indonesia Masters yang tahun lalu dilaksanakan bulan Desember, direncanakan di gelar Kembali bulan Juni 2022. Dari laman BWF, masih belum ditentukan tempat penyelenggaraan turnamen yang akan berlangsung tanggal 7-12 Juni dan 14-19 Juni tersebut.
Senada dengan Indonesia, kemudian disusul Malaysia yang dijadwal menggelar dua turnamen berurutan yakni Malaysia Open (28 Juni – 3 Juli) dan Malaysia Masters (5-10 Juli). Namun lagi-lagi, tempat penyelenggaraannya masih belum dipastikan. Bulan Junli akan menjadi bulan ramai turnamen karena setelahnya dijadwalkan Singapore Open, Taipei Open dan Akita Masters.
Turnamen-turnamen tersebut diatas bisa jadi akan mengalami perubahan Kembali bila kondisi pandemi di dunia belum juga mereda. Para pemain harus benar-benar memanfaatkan setiap peluang berprestasi, di saat banyaknya ketidakpastian penyelenggaraan turnamen. (HG)
