Turnamen Nasional
Home > Berita > TURNAMEN INTERNASIONAL > [Luxemburg Open 2022] Evaluasi Ganda
10 Mei 2022
[Luxemburg Open 2022] Evaluasi Ganda
 
 

Sangat disayangkan memang, tiga tempat final pada sektor ganda pada kejuaraan Luxemburg Open 2022 belum bisa membuahkan hasil. Para pemain penerus kejayaan bulutangkis Indonesia, tidak berhasil membawa pulang gelar juara. Baik ganda putra, putri dan campuran belum bisa menyabet satu gelar juara pun. Mau tidak mau, para pemain junior Indonesia harus puas duduk sebagai runner up.

Para pemain Indonesia yang ada di Luxemburg sebenarnya masih termasuk kategori junior. Mampu lolos ke babak final pada kategori senior di tiga sektor ganda sudah menjadi catatan prestasi tersendiri. Verrel Yustin Mulia/Bernadine Anindiya Wardana menjadi wakil Indonesia di ganda campuran. Ada Titis Maulida Rahma/Bernadine Anindiya Wardana mewakili Indonesia di sektor ganda putri. Dari sektor ganda putra, Indonesia diwakili oleh pasangan Muh Putra Erwiansyah/Putra Harapan Rindorindo.

Dalam dunia olahraga, tidak hanya skill saja yang menjadi satu-satunya andalan. Terkadang, faktor keberuntungan juga ikut berperan. Ini yang terjadi pada ganda putri dan campuran. Harapan untuk mentas sebenaanya terbuka lebar, terutama bagi Bernadine yang berhasil masuk final di dua sektor. Di ganda campuran Verrell/Bernadine kalah 21-18, 17-21, 20-22 dari ganda Prancis, Lucas Corves/Sharone Bauer. Di ganda putri, Bernadine/Titis yang unggul di game ketiga juga kalah dari ganda Inggris, Abbygael Harris/Hope Warner dengan 21-16, 16-21, 20-22.

Komala Dewi, pelatih PB Djarum yang mendampingi menilai jika anak didiknya kurang tenang dalam penyelesaian akhir. “Mereka udah leading, kurang tenang aja, belum bisa ngendaliin paniknya mereka,” ujarnya. “Kalo secara teknik mereka imbang,” sambungnya.

Tetapi pelatih yang akrab disapa dengan panggilan Dewi ini tetap bersyukur atas apa yang sudah diraih oleh para pemain muda. “Mereka masih junior dan baru pertama kali ikut pertandingan Internasional Series,” tambahnya. “Hasil dan penampilan mereka sudah bisa ngimbangin, buat pengalaman mereka ke depannya juga,” katanya.

Usai dari Luxemburg, para pemain PB Djarum meneruskan perjalanan menuju Prancis untuk mengikuti kejuaraan 3 Borders International 2022. Dewi berharap di Prancis nanti bisa mengapatkan hasil paling tidak seperti di Luxemburg. “Harapannya masih sama kaya waktu di Stockholm. Mudah-mudahan pada pertandingan yang ketiga bisa pulang bawa gelar lagi baik ganda putra, putri, atau juga campuran,” pungkasnya.  (AR)