
Kejuaraan bulutangkis Princess Sirivannavari Thailand Masters 2026 menjadi momen bangkitnya pasangan ganda putra Bagas Maulana/Leo Rolly Carnandi. Pada kejuaraan yang dilaksanakan di Patumwan, Thailand, Bagas/Leo tampil menjadi kampiun. Mereka akhirnya kembali merebut gelar juara usai puasa gelar pada tahun 2025 lalu. Gelar juara didapat dengan mengalahkan juniornya Raymond Indra/Nikolaus Joaquin pada babak final.
Usai Bagas/Leo menjadi juara, Eng Bian selaku Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI berharap banyak kepada Bagas/Leo untuk bisa bangkit dan kembali pada performa terbaiknya.
“Pencapaian prestasi Bagas/Leo di Thailand Masters 2026 ini saya harapkan dapat menjadi awal dari kembalinya performa terbaik mereka. Semoga hasil ini bisa menjadi momentum untuk meningkatkan kepercayaan diri dan prestasi mereka ke depan,” ujarnya dikutip dari tim Humas dan Media PP PBSI.
Evaluasi mendalam justru harus dilakukan kepada pasangan muda Raymond/Joaquin. Babak final seolah-olah menjadi anti klimaks bagi juara Sathio Australian Open 2025.
“Catatan untuk Raymond/Joachim, pada dua partai final tersebut performa mereka tidak tampil seperti pada babak-babak sebelumnya. Hal ini akan menjadi bahan evaluasi bersama antara saya, Raymond/Joachim, pelatih, serta tim pendukung setelah kembali ke Jakarta. Yang pasti, peningkatan kondisi fisik harus dilakukan untuk mendukung performa dan prestasi mereka agar mampu bersaing di turnamen-turnamen dengan level yang lebih tinggi,” pungkas Eng Hian. (AR)
