
Tim beregu putri Indonesia saat ini sedang berjuang menghadapi laga semifinal Badminton Asia Team Championships (BATC) 2026, yang berlangsung di Conson Gymnasium, Qingdao, China, Sabtu (7/2) berhadapan dengan Korea.
Pada laga pertama, Tunggal pertama Indonesia Thalita Ramadhani Wiryawan terpaksa harus kalah telak dari Kim Ga Eun 5-21, 4-21. Hal itu pun membuat kedudukan sementara 0-1 Indonesia tertinggal.
Lanjut di partai kedua, gada pertama Indonesia Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum juga masih belum mampu menyumbang poin kemenengan untuk timnya. Menghadapi Baek Ha Na/Kim Hye Jeong, Febi/Rachel kalah dengan 14-21, 10-21 sehingga kedudukan Indonesia semakin tertinggal 0-2.
Indonesia akhirnya mampu memperkecil kedudukan setelah wakilnya di parta ketiga, Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi mampu tampil cemerlang menghadapi Park Ga Eun. Dhinda mampu menang dengan dua gim langsung 21-14, 21-13. Kedudukan pun menjadi 1-2 Korea masih memimpin.
“Tadi dari awal mulai pertandingan memang tim sedang tertinggal 0-2 tapi pelatih mengingatkan bahwa main saja, tidak usah dipikirkan skornya. Karena pasti mereka yang lebih beban apalagi saya unggul rekor pertemuan dari Park Ga Eun,” ugkap Dhinda.
“Saya sudah sering sekali di beberapa pertandingan sebelumnya sudah unggul beberapa poin tapi jadi mepet, tadi berusaha buat lebih fokus, lebih konsisten dan bagaimana lawan tidak dapat berkembang dan dapat poin beruntun. Saya juga terus meyakinkan diri sendiri bahwa saya bisa, dukungan tim dari belakang juga sangat membantu,” jelas Dhinda.
Hingga berita ini diturunkan tengah berlangsung partai keempat yang mempertemukan ganda kedua Indonesia Amalia Cahya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti melawan Lee Seo Jin/Lee Yeon Woo. (AH)
