
Sebagai pemain senior yang sarat pengalaman, sudah semestinya Muhammad Rian Ardianto membimbing juniornya, Rahmat Hidayat yang menjadi pasangannya. Apalagi mereka berdua saat ini tengah mengikuti pertandingan pada kejuaraan akbar All England 2026. Ditambah lagi untuk Rahmat, ini adalah All England pertama baginya. Tak heran jika Rian menyampaikan pesan kepada Rahmat untuk bertanding sebaik mungkin tanpa beban.
Pesan yangi disampaikan Rian rupanya menjadi azimat. Hari ini (4/3) pada babak pertama, Rian/Rahmat bisa menggulung pasangan dari Chinese Taipei Liu Kuang Heng/Yang Po Han dalam dua gim 21-10, 21-16.
“Pertama-tama mengucap syukur alhamdulillah hari ini bermain dengan lancar dan tanpa cedera. Untuk pertandingan hari ini sendiri yang pasti kami sudah siapkan karena pasangan Taipei kurang lebih pasti mempunyai speed dan power yang sangat baik jadi kami sudah antisipasi dari pertama. Kami juga melihat ada pergerakan kurang nyaman dari Yang Po Han dan itu menguntungkan kami,” ungkap Rian dikutip dari tim Humas dan Media PP PBSI.
“Pesan buat Rahmat karena ini turnamen All England pertamanya pasti harus nothing to lose, tidak ada yang tidak mungkin walaupun kami juga datang di sini bukan sebagai unggulan, tapi semoga bisa terus melaju. Mau lawan siapapun harus selalu siap dan berikan yang terbaik di setiap pertandingan,” sambung Rian.
“Ini All England pertama untuk saya, pasti ada rasa nervous tapi kalau dipikirkan terus malah jadi beban jadi mengalir saja, mencoba tanpa beban dan kasih yang terbaik. Ini merupakan salah satu impian saya, pastinya mau juara di sini tapi tidak boleh terlalu menggebu-gebu,” ujar Rahmat.
Besok (5/3) pada babak kedua Rian/rahmat akan menantang unggulan kedelapan asal Malaysia Hoh Sze Fei/Nur Izzuddin. Semenjak dipasangkan, baru kali ini Rian/Rahmat bertemu dengan pemain Malaysia berperingkat delapan dunia.
Sementara itu satu pasang ganda putra Indonesia harus mengubur impiannya dalam-dalam. Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani gagal menampilkan permainan terbaiknya. Sabar/Reza kalah dari pasangan bersaudara asal Prancis Christo Popov/Toma Junior Popov pada babak pertama dengan skor 12-21, 12-21. (AR)
