
Untuk ketiga kalinya pasangan masa depan Indonesia Raymond Indra/Nikolaus Joaquin mengalahkan seniornya Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri. Kemenangan ketiga diraih Raymond/Joaquin pada babak kedua di kejuaraan All England 2026 yang dimainkan hari ini (5/3). Seperti halnya dua pertemuan sebelumnya, pertandingan kali ini juga harus berujung rubber game. Raymond/Joaquin menang dengan skor 8-21, 21-14, 21-16.
Baik Raymond maupun Joaquin sangat paham kelebihan Fajar/Fikri. Sebagai play maker, keduanya pasti memiliki keahlian mengolah bola di depan jaring. Terbukti, pada gim pertama Fajar/Fikri bisa mengambil kemenangan. Sadar akan kelebihan lawan, Raymond/Joaquin segera merubah pola permainan dengan banyak mengajak bermain Rally.
“Di gim pertama, kami kalah di bola pertama dan kedua. Mereka punya kemampuan luar biasa di depan net. Di gim kedua kami mengubah pola dengan menjauhkan bola dan memaksa bermain rally. Di gim ketiga kami yang sudah unggul sempat mau terkejar tapi kami meyakinkan diri terus bahwa kami bisa,” ujar Joaquin dikutip dari tim Humas dan Media PP PBSI.
“Puji Tuhan permainan berjalan lancar dan masih diberikan kemenangan. Di gim pertama kami terlambat antisipasi kondisi lapangan. Cukup berbeda dengan pertandingan pertama yang masih ada angin di lapangan, kali ini tidak ada angin sama sekali,” tutur Raymond.
Raymond/Joaquin sudah ditunggu ganda China Liang Wei Keng/Wang Chang pada babak perempat final yang dimainkan besok (6/3). Baru kali ini Raymond/Joaquin bertemu dengan mantan ganda putra nomor satu dunia yang saat ini ada diperingkat tiga dunia.
“Di perempatfinal akan bertemu Liang Wei Keng/Wang Chang tapi sebelum ke sana kami mau mulai persiapan dari diri kami sendiri dulu hari ini. Makan enak, tidur yang nyenyak. Baru akan nonton video, analisa dan diskusi dengan pelatih. Kalau dari non-teknisnya kami harus meyakinkan diri bahwa kami sama-sama punya peluang untuk menang. Kami harus maksimalkan kesempatan ini,” pungkas Joaquin. (AR)
