Turnamen Nasional
Home > Berita > TURNAMEN INTERNASIONAL > PBSI Targetkan Hasil Terbaik di Polytron Indonesia Open 2026
14 April 2026
PBSI Targetkan Hasil Terbaik di Polytron Indonesia Open 2026
 
 

Berstatus tuan rumah dan akan mendapatkan dukungan maksimal dari para penonton, PBSI menargetkan yang terbaik dalam turnamen Polytron Indonesia Open 2026, yang berlangsung pada 2–7 Juni 2026 di Istora Senayan, Jakarta.

Selain itu, turnamen ini juga menjadi momen akselerasi atlet-atlet muda Pelatnas agar tampil maksimal di hadapan publik. Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Jenderal PBSI, Ricky Soebagdja dalam konferensi pers pada Selasa (14/4).

“Kami tentu menargetkan hasil terbaik. Dengan persiapan yang matang, kami berharap para atlet Indonesia mampu bersaing dan meraih hasil yang maksimal,” tegas Ricky.

Peraih medali emas Olimpiade 1996 ini juga menuturkan, saat ini pelatnas masih berada dalam fase akselerasi dan pengembangan pemain-pemain muda. Program ini dirancang untuk memberikan jam terbang, pengalaman bertanding, serta mempercepat proses adaptasi mereka di level kompetisi yang lebih tinggi.

“Sehingga melalui ajang ini, diharapkan para atlet dapat memanfaatkan kesempatan tampil dihadapan publik sendiri untuk menunjukkan perkembangan terbaiknya. Dukungan suporter diharapkan menjadi energi tambahan bagi para pemain untuk tampil maksimal, sekaligus membangun kepercayaan diri mereka dalam menghadapi turnamen-turnamen internasional ke depan,” jelas Ricky.

Di sisi lain, panitia Polytron Indonesia Open 2026 juga memastikan aksesibilitas yang lebih luas bagi penggemar bulutangkis dengan menghadirkan harga tiket yang lebih affordable.

“Kami juga mengumumkan bahwa penjualan tiket akan dibuat lebih affordable agar semakin banyak badminton lovers yang bisa datang langsung ke Istora GBK dan merasakan atmosfer turnamen kelas dunia. Ini menjadi bagian dari upaya kami untuk mendekatkan olahraga bulutangkis kepada masyarakat,” ujar Ketua Panitia Pelaksana Polytron Indonesia Open 2026, Achmad Budiharto.

Harga tiket termurah Polytron Indonesia Open 2026 dibandrol mulai dari 40 ribu rupiah di pre sale kategori tiga, hingga 850 ribu rupiah pada harga normal babak final kategori satu.

Bersama PBSI, panitia berupaya menjadikan turnamen ini sebagai “pesta rakyat bulutangkis” yang dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat pecinta bulutangkis di Indonesia. Didukung harga tiket yang affordable, pengunjung tak hanya disuguhi pertandingan yang menarik, tetapi juga akan dimanjakan dengan beragam aktivitas seru dan sajian hiburan menarik di berbagai area yang telah disiapkan. (NFA)