Turnamen Nasional
Home > Berita > TURNAMEN INTERNASIONAL > Mesir Gantikan Indonesia Jadi Tuan Rumah WJC 2026
08 Mei 2026
Mesir Gantikan Indonesia Jadi Tuan Rumah WJC 2026
 
 

Mesir dikonfirmasi sebagai tuan rumah baru Kejuaraan Dunia Junior 2026, menggantikan Indonesia, yang pada awal tahun ini untuk melepaskan hak penyelenggaraan kejuaraan tersebut. Hal ini dikonfirmasi oleh Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) melalui rilisnya.

Edisi Kejuaraan Dunia Junior 2026 akan menandai kali kedua dan pertama dalam 24 tahun Kejuaraan Utama BWF diselenggarakan di Afrika, setelah Afrika Selatan menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia Junior pada tahun 2002. Turnamen ini akan berlangsung pada tahun yang sama dengan Olimpiade Remaja Dakar 2026, yang juga akan berlangsung di Afrika.

Sebagai bagian dari proses pemilihan tuan rumah, BWF mengadakan diskusi yang produktif dan konstruktif dengan Federasi Bulu Tangkis Mesir (EBF) selama beberapa minggu. Penunjukan tuan rumah baru tepat waktu merupakan prioritas bagi BWF untuk memastikan kelancaran kelanjutan acara kejuaraan dunia unggulan ini dalam kalender bulutangkis junior.

Kejuaraan akan dimainkan di Stadion Internasional Kairo, dengan tanggal dan jadwal kompetisi yang akan dikonfirmasi kemudian. Dewan BWF juga telah mengkonfirmasi bahwa sistem penilaian estafet 3×55 akan digunakan untuk Kejuaraan Beregu Campuran Junior Dunia atau Piala Suhandinata.

“Kejuaraan Dunia Junior adalah landasan jalur pengembangan elit, dan sangat penting bagi BWF untuk menunjuk tuan rumah yang dapat menyelenggarakan acara ini dengan standar tertinggi. Proposal Mesir menunjukkan kesiapan dan ambisi yang jelas, dan membawa kejuaraan ke Afrika untuk pertama kalinya sejak 2002 merupakan langkah penting dalam memperluas jejak global bulutangkis,” kata Presiden BWF Khunying Patama Leeswadtrakul.

“Berlangsung pada tahun yang sama dengan Olimpiade Pemuda Dakar 2026, kejuaraan ini memperkuat momentum olahraga ini di seluruh Afrika dan akan membantu menginspirasi dan mengembangkan generasi pemain berikutnya di benua ini. BWF akan terus mendorong bulu tangkis maju dalam setiap dimensi, dengan komitmen yang kuat untuk mengangkat bulu tangkis sebagai olahraga global sejati dan olahraga pilihan yang dapat diakses oleh orang-orang di mana pun, di semua komunitas, jenis kelamin, usia, dan kemampuan.”

"Menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia Junior BWF 2026 merupakan bukti infrastruktur kelas dunia negara kita dan mencerminkan komitmen teguh kita terhadap keunggulan di arena internasional,” kata Menteri Pemuda dan Olahraga Mesir, Gohar Nabil.

Pemerintah Mesir sepenuhnya mendukung acara ini, mengalokasikan semua sumber daya yang diperlukan untuk menjamin pengalaman luar biasa bagi para atlet, delegasi, dan penggemar dari seluruh dunia. Ini bukan hanya kejuaraan. Ini adalah tonggak strategis yang akan memperkuat posisi negara kita sebagai tujuan utama untuk acara internasional besar."

"Memenangkan tawaran untuk menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia Junior BWF menandai momen penting bagi bulu tangkis Mesir. Kami berharap dapat menyambut dunia dan menciptakan warisan abadi untuk pengembangan pemuda dalam olahraga kami. Momen membanggakan ini menggarisbawahi ambisi kami untuk memposisikan Mesir sebagai pusat bulu tangkis terkemuka di Afrika dan sekitarnya,” ujar Presiden EBF Dr. Hadia Hosny.

Mesir adalah penerima Program Hibah Keanggotaan yang Ditingkatkan dari BWF, sebuah inisiatif terarah yang dirancang untuk memperkuat kapasitas Asosiasi Anggota di negara-negara yang memiliki kepentingan strategis dan potensi pertumbuhan yang kuat untuk olahraga ini.

BWF sangat senang melihat Mesir maju menjadi tuan rumah Kejuaraan Utama BWF, yang mencerminkan perkembangan berkelanjutan federasi dan peran Mesir yang semakin besar dalam komunitas bulu tangkis global. (NFA/rls)