
Perjuangan ganda putri Indonesia, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum harus terhenti di babak semifinal pada ajang Polytron Indonesia Open 2026. Juara Australia Open 2025 itu belum mampun menembus final usai dikalahkan oleh pasangan nomor satu dunia, Liu Sheng Shu/Tan Ning asal China, pada laga semifinal, Minggu (6/6) malam.
Berlangsung di Istora, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Rachel/Febi kalah atas Liu/Tan dengan dua gim langsung 17-21, 16-21.
Rachel/Febi sendiri sebetulnya berpeluang untuk memaksa terjadinya gim ketiga setelah terus unggul sejak awal gim kedua. Namun saat kedudukan 16-14, keduanya justru kehilangan fokus dan mampu dimanfaatkan oleh lawan.
“Saat unggul 16-14 kami salah pengertian dan membiarkan bola terjatuh di lapangan sendiri. Sejak itu kami kehilangan fokus dan itu langsug di evaluasi oleh pelatih usai bertandig,” ungkap Rachel.
Meski demikian, diakaui Rachel/Febi keduanya mendapat banyak Pelajaran selama bertanding di Polytron Indonesia Open 2026.
“Di sini kami cukup banyak mendapat Pelajaran dan pengalaman penting. Terutama di final tadi saat menghadapi pasangan nomor satu dunia, yang banyak melakukan tekanan kepada kami dan membuat kami kewalahan,” tutur Febi.
“Saya pribadi merasa dapat kesempatan yang bagus bisa sampai semifinal Super 1000 kali ini. Karena bukan hal yang mudah bisa melaju sejauh ini, banyak faktor yang sangat berharga yang kami dapatkan,” jelas Rachel.
Dengan hasil ini, Rachel/Febi akan melakukan evaluasi agar kedepannya bisa lebih baik lagi.
“Banyak evaluasi yang harus kami lakukan untuk menghadapi pertandingan berikutnya. Evaluasi dari pertandingan hari ini, Ketika membuat kesalahan jangan mikir terlalu lama, harus cepat bangkit,” pungkas Febi. (AH)
