Turnamen Nasional
Home > Berita > TURNAMEN INTERNASIONAL > [Polytron Indonesia Open 2026] Suka dengan Aura Istora
06 Juni 2026
[Polytron Indonesia Open 2026] Suka dengan Aura Istora
 
 

Sebagai pecinta olahraga bulutangkis, Asyhadi merasa terpanggil untuk datang menyaksikan kemegahan kejuaraan Polytron Indonesia Open 2026 yang dilaksanakan di Istora, Senayan. Di tengah-tengah kesibukannya iapun menyempatkan diri menjadi saksi pertandingan akbar pada arena yang menjadi kebanggaan masyarakat Indonesia.

Asyhadi atau Hadi, demikian ia biasa dipanggil, hampir setiap tahun hadir. Hanya pada perhelatan tahun 2024 saja ia tidak bisa menyaksikan kehebatan aksi atlet dunia bertanding. Dari kacamata pengamatannya, penyelenggaraan tahun ini jauh lebih baik jika dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, terutama dari sisi hiburannya.

Keren banget ya suasananya. Lebih vibe, lebih enternaining, boothnya lebih atraktif dan memanjakan para pengunjung. Jadi walau kita ga masuk ke dalam, di bagian luar juga sudah menghibur,” ujarnya.

Harga-harga merchandise, makanan juga sepertinya Lebih murah,” tambahnya.

Tidak hanya harga merchandise, harga tiket juga terasa lebih bersahabat.

Harga tiket yang saya beli dengan kelas yang sama, lebih murah dibandingkan tahun lalu,” ungkapnya.

Itulah kenapa ia menilai penonton yang hadir ke Istora hampir menyentuh delapan persen dari kapasitas yang ada, padahal baru pada babak 16 besar.

Penuh, untung bisa dapat tempat duduk,” lanjutnya.

Perhatiannya pada ganda putri membuatnya bermimpi ganda putri minimal akan masuk pada babak semifinal. Adanya ada pada pasangan  Febi Setianingrum/Rachel Allessya Rose yang akan menembus babak sempat besar.

“Saya suka permainannya. Mereka tipikal ganda putri yang menyerang dengan senjata smash yang keras, terutama Febi, katanya.

Namun ia menyayangkan Moh Zaki Ubaidillah, atlet pujannya gagal bertanding pada kejuaraan dengan level BWF World Tour Super 1000 yang dilaksanakan di Jakarta. Iapun akhirnya berharap banyak jika pasangan ganda putra Raymond Indra/Nikolaus Joaquin bisa merengkuh gelar juara dihadapan penonton Istora.

Semoga Raymond/Indra bisa juara,” tuturnya.

Tak hanya berharap ada pebulutangkis Indonesia yang bisa menjadi juara, mimpinya menyaksikan pertandingan olahraga bulutangkis di Indonesia Arena bisa terwujud.

Tahun depan kalo bisa venuenya dipindah ke Indonesia Arena,” pungkasnya. (AR)