
Ajang Badminton Asia Junior Championships (AJC) 2026 nomor perorangan akan berlangsung besok, Rabu (1/6) di Yatsushiro City General Gymnasium, Kumamoto, Jepang, Minggu (28/6).
Pebulutangkis spesialis ganda putra dan canpuran asuhan PB Djarum, Raihan Daffa Edsel Pramono sangat menyayaknakn Indonesia harus kalah di babak perempat final nomor bergeu, dari Thailand 0-2 kemarin, Senin (29/6). Diakui Edsel timnya mendapat tekanan yang cukup besar saat menghadapi Thailand.
"Tekanan pasti ada. Mungkin lawan memang lebih siap dari kami. Selain itu, tadi kami juga kalah angin sehingga permainan menjadi lebih sulit," Ungkap Edsel.
Edsel sendiri ternmasuk jadi salah satu atlet andalan yang terus diturunkan sepanjang jalannya pertandingan di nomor beregut. Meski demikian, ia memastikan kondisi fisik dirinya tidak menjadi kendala.
"Kalau dari fisik tidak ada masalah karena kami sudah melakukan recovery setiap selesai bertanding,” ucapnya.
Dengan hasil ini, Edsel mengaku akan kembali mebalikkan fokus untuk menghadapi nomor perorangan. Dirinya mengatakan akan mengaluarkan seluruh kemampuan terbaik dan membayar kekalahan di nomor beregu.
"Sekarang fokus dulu ke nomor perorangan dan menunjukkan kemampuan terbaik. Saya dan tim merasa sudah memberikan yang terbaik, tetapi hasil berkata lain. Semoga kekalahan ini bisa terbayar di nomor perorangan," papar Edsel.
Edsel sendiri di ganda putra akan berpasangan dengan Muhammad Rizki Mubarrok. Sedangkan di ganda campuran Edsel akan berpasangan dengan Atresia Naufa Candani. Untuk target di nomor perorangan, Edsel memilih melangkah secara bertahap.
"Targetnya tetap step by step. Yang penting memberikan yang terbaik dan bermain enjoy di setiap pertandingan." Pungkas Edsel. (AH)
