
Indonesia hanya mengirimkan dua tunggal putri pada kejuaraan bulutangkis Yonex Taipei Open 2026. Tercatat nama Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi dan Thalita Ramadhani Wiryawan yang ambil bagian pada kejuaraan dengan level BWF World Tour Super 300. Hanya Thalita yang bisa langsung bertanding pada babak utama, sementara Dhinda harus berjuang dari babak kualifikasi.
Hari ini (28/7) Dhinda memastikan diri mengikuti jejak Thalita. Dhinda lolos ke babak utama usai memenangkan dua pertandingan di babak kualifikasi. Bertanding untuk pertama kalinya, Dhinda bisa mengalahkan pemain tuan rumah Lee Yu Hsuan dalam dua gim 21-14, 21-5. Kemenangan kedua diperoleh Dhinda dari tunggal Malaysia Kisona Sevaduray juga dala dua gim 21-10, 21-18.
“Hari ini saya coba lebih yakin dengan diri sendiri, yakin dengan kemampuan karena secara persiapan sudah lumayan ok,” ujar Dhinda dikutip dari tim Humas dan Media PP PBSI.
“Hasil di beberapa pertandingan sebelumnya kurang bagus jadi saya mau fokus satu per satu di sini. Menguatkan semua hal untuk meningkatkan rasa ingin menang,” sambungnya.
“Pas tadi turun ke lapangan ada rasa takut setelah lama tidak bertanding. Bukan takut pada lawan tapi lebih ke diri sendiri, takut tidak bisa mengeluarkan kemampuan terbaik tapi pelatih meyakinkan bahwa saya bisa jadi tadi coba melakukan yang terbaik,” sambungnya.
“Target pertama ingin masuk semifinal dulu,” ungkap Dhinda.
Di babak pertama, Dhinda akan besua dengan pemain asal India Rakshitha Sree Santosh Ramraj. Baru kali ini Dhinda bertemu dengan pemain India berperingkat 49 dunia. Sementara itu Thalita akan memulai pertandingan di kejuaraan yang menawarkan hadiah total USD 250.000 dengan menantang unggulan ketujuh asal Amerika Serikat Zhang Beiwen. (AR)
