
Ketua Pengprov PBSI Kalimantan Barat Joko Sularso,S.H menyambut positif kehadiran Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026 BWF Tour Super 100. Menurutnya, penyelenggaraan dua turnamen internasional secara berurutan menjadi momentum penting bagi perkembangan bulutangkis di Kalimantan Barat.
Pekan lalu di GOR Terpadu A Yani, Pontianak, Kalimantan Barat digelar turnamen International Challenge. Pekan ini turnamen level Super 100 berlangsung 1-6 September 2026.
“Ini momentum yang sangat baik untuk bulutangkis di Kalimantan Barat. Dalam waktu yang berdekatan, Pontianak dipercaya menggelar dua turnamen internasional dan sekarang meningkat ke level BWF World Tour Super 100. Ini menunjukkan bahwa Pontianak memiliki potensi dan kapasitas untuk menjadi salah satu kota penyelenggara event bulutangkis internasional,” papar Joko
Ia juga berharap kehadiran para pemain nasional dan internasional juga memberikan dampak positif bagi pembinaan atlet-atlet muda di Kalimantan Barat. Mereka bisa melihat langsung kualitas pertandingan di level internasional dan mendapatkan motivasi untuk berkembang
Skala Kompetisi Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026 tercermin dari keikutsertaan 17 negara dengan total 356 atlet. Selain Indonesia sebagai tuan rumah, peserta berasal dari Tiongkok, Hong Kong, Prancis, India, Jepang, Korea, Malaysia, Portugal, Singapura, Thailand, Chinese Taipei, Amerika Serikat, Jerman, Vietnam, Kanada dan Finlandia.
Kehadiran peserta dari Asia, Eropa, hingga Amerika Utara semakin memperkuat atmosfer persaingan internasional di turnamen ini. Indonesia sebagai tuan rumah menjadi negara dengan jumlah peserta terbanyak, yaitu 107 atlet, disusul Chinese Taipei 79 atlet, India 34 atlet, Tiongkok 29 atlet dan Thailand 22 atlet.
Daya tarik Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026 semakin kuat dengan kehadiran sejumlah pemain top Indonesia yang akan tampil di hadapan publik tuan rumah. Deretan nama tersebut mencakup pemain berpengalaman hingga talenta muda yang tengah dipersiapkan untuk menjadi bagian pen2ng dari kekuatan bulutangkis Indonesia.
Di sektor tunggal putra, Indonesia akan menurunkan Anthony Sinisuka Gintng, Prahdiska Bagas M. Shujiwo, Muhamad Yusuf, Richie Duta Richardo, Bismo Raya Oktora, Dendi Triansyah dan Christan Adinata.
Sementara di sektor tunggal putri, sejumlah wakil Indonesia yang akan bertanding adalah Thalita Ramadhani Wiryawan, Mutara Ayu Puspitasari, Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi, Chiara Marvella Handoyo, dan Dalila Aghnia Puteri.
Persaingan sektor ganda putra juga akan diramaikan sejumlah pasangan Indonesia, di antaranya Muhammad Rian Ardianto/Daniel Edgar Marvino, Dexter Farrell/Anselmus Breagit Fredy Prasetya, Pulung Ramadhan/Wahyu Agung Prasetyo, Taufik Aderya/Alexius Ongkytama Subagio, serta Aquino Evano Keneddy Tangka/Ikhsan Lintang Pramudya.
Di sektor ganda putri, Indonesia akan diperkuat oleh Salsabila Zahra Aulia/Sheila Lidia, serta Lanny Tria Mayasari/Ester Nurumi Tri Wardoyo. Sementara itu, sektor ganda campuran menghadirkan sejumlah pasangan menarik, termasuk Rehan Naufal Kusharjanto/Mela2 Daeva Oktavian2, Bimo Prasetyo/Arlya Nabila Thesya Munggaran, M. Nawaf Khoiriyansyah/Nahya Muhyifa, Verrell Yus2n Mulia/Bernadine Anindiya Wardana, serta Dejan Ferdinansyah/Apriyani Rahayu.
Indonesia sendiri baru saja keluar sebagai juara umum pada kejuaraan Polytron Pontianak International Challenge 2026 dengan meraih tiga gelar juara. Tiga gelar tersebut masing- masing dipersembahkan oleh Richie Duta Richardo di nomor tunggal putra, pasangan Dejan Ferdinansyah/Apriyani Rahayu di ganda campuran, serta Pulung Ramadhan/Wahyu Agung Prasetyo di ganda putra.
Khusus di nomor ganda putra, Indonesia bahkan menempatkan empat wakil di babak semifinal sehingga tercipta all Indonesian semifinals. Dari persaingan tersebut, Pulung Ramadhan/Wahyu Agung Prasetyo akhirnya berhasil menjadi pasangan yang berdiri di podium tertinggi. Hasil positif tersebut tentunya menjadi modal yang baik dan menambah kepercayaan diri para pemain Indonesia untuk menghadapi persaingan di turnamen ini.
Kehadiran para pemain Indonesia tentunya menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat Pontianak. Penonton tidak hanya dapat menyaksikan persaingan pemain dari berbagai negara, tetapi juga memberikan dukungan langsung kepada para wakil Indonesia yang akan berjuang meraih hasil terbaik di kandang sendiri. Tantangan bagi para wakil Indonesia tentunya tidak akan mudah. Sejumlah pemain dan pasangan kuat dari berbagai negara juga dipastikan hadir dan menjadi pesaing berat bagi 2m tuan rumah.
Di sektor tunggal putra, Prannoy H. S. dari India menjadi salah satu nama yang patut diperhitungkan. Pemain berpengalaman tersebut akan menghadirkan tantangan tersendiri bagi para wakil Indonesia. Sementara dari Chinese Taipei, Wang Po Wei juga siap meramaikan persaingan. Di sektor tunggal putri, tiga wakil India berada di unggulan teratas. Mereka adalah Ashmita Chaliha, Rakshitha Sree Santosh Ramraj dan Anmol Kharb.
Persaingan semakin menarik di sektor ganda. Di sektor ganda putra, pasangan Hongkong, Hung Kuei Chun/Lui Chun Wai berada di unggulan pertama dan Chia Yen Lin/ Lin Yong Sheng dari Chinese Taipei berada di unggulan kedua. Pasangan Thailand, Hathaithip Mijad /Napapakorn Tungkasatan dan Phaiarin Aiamvareesrisakul akan menjadi lawan yang patut diwaspadai di sektor ganda putri. Sementara di sektor ganda campuran, Supak Jomkoh/Ornnicha Jongsathapornparn dari Thailand dan pasangan Chinese Taipei, Ming Che Lu/ Chou Yun An turut hadir dan siap bersaing memperebutkan gelar.
Menariknya, meski Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026 memiliki level Kompetisi yang lebih tinggi sebagai bagian dari BWF World Tour Super 100, harga tiket untuk penonton tetap dipatok Rp20.000. Harga tersebut sama dengan tiket Polytron Pontianak International Challenge ar2nya, masyarakat kembali mendapatkan kesempatan menyaksikan pertandingan dengan level Kompetisi yang lebih tinggi, hadiah yang lebih besar, dan perebutan poin ranking BWF yang lebih tinggi, tanpa harus membayar lebih mahal.
Se2ap pembelian tiket juga mendapatkan voucher makan dan minum senilai Rp10.000. Tiket Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026 dapat dibeli secara online melalui tiket.com dan di Ticket Box yang berada di Gor Terpadu A Yani.
Harga tiket yang terjangkau ini menjadi bentuk komitmen penyelenggara untuk membawa atmosfer bulutangkis kelas dunia lebih dekat kepada masyarakat. Dukungan penuh dari penonton diharapkan mampu menciptakan atmosfer pertandingan yang meriah dan menjadi energi tambahan bagi para pemain yang bertanding.
Kenny Meigar, Public Rela6on Manager Polytron mengatakan, dukungan terhadap turnamen ini merupakan bagian dari komitmen Polytron untuk membawa pertandingan bulutangkis internasional yang lebih dekat dengan masyarakat.
“Bagi Polytron, mendukung turnamen ini bukan sekadar menjadi bagian dari sebuah ajang olahraga, tetapi juga merupakan bentuk komitmen kami untuk membawa atmosfer dan pertandingan bulutangkis internasional lebih dekat kepada masyarakat. Kami bangga dapat melanjutkan dukungan yang sebelumnya kami berikan di level International Challenge dan kini meningkat ke level BWF World Tour Super 100,” jelas Kenny.
Kenny berharap masyarakat Pontianak dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk hadir langsung di GOR, menikmati pertandingan-pertandingan berkualitas, sekaligus memberikan dukungan dan energi positif kepada para atlet Indonesia. Dengan harga tiket yang tetap terjangkau, yaitu Rp20.000, kami ingin bulutangkis internasional dapat dinikmati oleh sebanyak mungkin pecinta bulutangkis di Pontianak.
Bagi para pecinta bulutangkis yang belum dapat hadir langsung di GOR Terpadu Ahmad Yani, dapat menyaksikan keseruan Polytron Pontianak International Masters 2026 melalui siaran langsung di iNews TV dari babak semifinal pada hari Sabtu, 5 September dan partai final pada hari Minggu, 6 September, yang akan dimulai pukul 13.00 WIB.
