
Ganda putra satu-satunya yang tersisa di ajang Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026, Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan/Patra Harapan Rindorindo terus memberi harapan.
Hari ini, Kamis (2/9) meski tak satupun rekannya mendampingi di babak kedua, namun Yeremia/Patra kembali meraih kemenangan. Yeremia/Patra memastikan diri melaju ke babak perempat final setelah di babak kedua tadi mengalahkan wakil Thailand, Chayapat Piboon/Tanadon Punpanich dengan skor 21-13, 19-21, 21-11.
“Kami senang bisa menang lagi hari ini, bersyukur Puji Tuhan. Dari segi permainan, di gim pertama kami bisa mengontrol pertandingan dari awal sampai akhir tapi di gim kedua mereka coba lebih banyak menekan dan kami tertinggal. Di poin-poin akhir bisa mengejar tapi malah mati di poin 19-20,” papar Yeremia.
“Dukungan penonton pengaruh banget, kami jadi tambah semangat. Di gim kedua mungkin kami mulai agak lemas tapi kembali bangkit berkat teriakan penonton dan itu berlanjut sampai ke gim ketiga,” tambah Yeremia.
Menjadi wakil satu-satunya ganda putra yang berjuang, Yeremia/Patra mengaku sangat menyayangkan rekan-rekannya kalah lebih dulu. Akan tetapi di sisi lain Yeremia/Patra semkain termotivasi untuk lebih yakin dan percaya diri.
“Sangat disayangkan memang kami jadi satu-satunya ganda putra Indonesia yang tersisa. Saya menonton pertandingan teman-teman kami semalam, mereka kalahnya rubber game dan tipis-tipis sekali, hanya kurang beruntung. Jadi satu-satunya pasti ada ambisi untuk juara dan yang lain pasti akan mendukung kami. Itu membuat lebih percaya diri, lebih yakin,” ungkap Yeremia.
“Pressure hampir tidak ada, kami hanya mau mengeluarkan yang terbaik saja karena ini juga Super 100 pertama kami sebagai pasangan,” sahut Patra.
Di babak perempat final besok, Jumat (4/9) Yeremia/Patra akan berhadapan dengan wakil Jepang, Nijika Kamata/Maya Taguchi.
“Untuk persiapan besok, recovery-nya harus kami jaga,” pungkas Patra. (AH)
