Turnamen Nasional
Home > Berita > TURNAMEN INTERNASIONAL > [POLYTRON Pontianak IM 2026] Yeremia/Patra : Kami Merasa Bangga
06 September 2026
[POLYTRON Pontianak IM 2026] Yeremia/Patra : Kami Merasa Bangga
 
 

Satu-satunya wakil Indonesia yang tampil di laga final Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026, Minggu (6/9) di GOR Terpadu A. Yani, Pontianak, Kalimantan Barat, yaitu Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan/Patra Harapan Rindorindo harus puas finis di posisi kedua.

Mereka belum berhasil menjadi yang terbaik setelah kalah tipis dari pasangan Chinese Taipei, Chia Yen Lin/Lin Yong Sheng dengan skor 21-11, 19-21, 20-22.

“Puji Tuhan kami bisa menyelesaikan pertandingan ini. Walaupun hasilnya runner-up tapi kami dijauhkan dari cedera. Tadi permainan kami kurang tenang dan fokusnya hilang-hilang. Sempat memaksakan setting di gim ketiga dan harusnya kami bisa ambil tapi kita kecolongan dari servis lawan. Sangat disayangkan,” papar Patra.

“Kami berempat mainnya memang memaksa banget, semuanya mau menekan dan jarang mengangkat bola. Kalau ada yang terpaksa angkat bola pasti dia akan kehilangan poin. Itu yang membuat tadi poin dan momennya sangat intens, sangat ketat,” ungkap Yeremia.

Meski begitu, bisa melesat hingga partai puncak, Yeremia/Patra tetap merasa bersyukur dan bangga.

“Kami merasa bangga dan senang banget mendapat dukungan penonton di sini, hari ini semua bangku terisi, sangat antusias. Kalau minggu kemarin kami tampil di final lawan rekan senegara tapi hari ini melawan negara lain jadi semua arena terasa mendukung kami. Itu membuat kami semangat,” jelas Yeremia.

Ini merupakan pencapaian final kedua kalinya secara beruntun bagi Yeremia/Patra. Minggu lalu mereka juga mampu ke final Polytron Pontianak International Challenge 2026, dan juga finis di posisi kedua setelah kalah oleh pasangan sesama Indonesia lainnya, Wahyu Agung Prasetyo/Pulung Ramadhan 20-22, 15-21.

“Dari hasil dua runner up di dua minggu ini kami mau evaluasi lagi terutama dari staminanya. Dua minggu selalu masuk final pasti dari sisi kondisi menurun, ini yang harus kami tingkatkan,” pungkas Yeremia.

Dengan hasil ini maka Indonesia dipastikan tanpa gelar di Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026. China menjadi negara tersuksesn dengan raihan 3 gelar dan Chinese Taipei 2 gelar juara. (AH)