
Pasangan ganda remaja putra PB Djarum, Muhammad Waldan Habibi/Darmawan Setiawan juga harus terhenti di babak semifinal Badminton Asia U17 & U15 Junior Championships 2026. Pada pertandingan yang berlangsung Sabtu (12/9) di Chengdu Wenjiang Gymnasium, China, Waldan/Darmawan kalah dari wakil tuan rumah, Liang Hao Long/Mo Zhi Lin.
Perjuangan Waldan/Darmawan berlangsung dalam dua game selama 21 menit. Skor 7-15, 13-15 menjadi penanda berakhirnya perjuangan Waldan/Darmawan kali ini.
“Di pertandingan ini kami kalah berani. Kalah sama diri sendiri juga. Di lapangan tidak lepas. Di game kedua kami coba lebih baik lagi dan sempat mengejar. Kami coba buat enakin mainnya. Tapi pas sudah sempat enak, malah hilang lagi. Kami banyak tertekan oleh musuh,” jelas Darmawan soal laganya.
Dengan kekalahan ini, ada banyak catatan yang dibawa Waldan/Darmawan untuk diperbaiki di lapangan latihan. Keduanya berjanji untuk latihan lebih kuat dan mempersiapkan diri menuju pertandingan berikutnya.
“Ini pertama kali turun di U17 di turnamen ini, masih banyak yang harus diperbaiki. Harus latihan lebih serius lagi,” kata Darmawan.
“Banyak pelajaran yang kami ambil di sini. Kami harus lebih berani melawan diri sendiri juga saat bertanding,” pungkas Waldan.
Hasil ini memastikan PB Djarum harus puas dengan raihan tiga medali perunggu dari Badminton Asia U17 & U15 Junior Championships 2026 di China. Sebelum Waldan/Darmawan, tunggal remaja putra Farel Fadhilah Ukasyah dan ganda pemula putri Tiara Shaqeela Jasmine/Zhaafira Khoerunnisa, juga terhenti di babak semifinal.
Hasil lengkap pertandingannya bisa diakses di sini. (NFA)
