
Tim bulutangkis beregu putra dan putri Indonesia kini memusatkan fokus sepenuhnya pada babak perempat final Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Laga krusial yang akan menjadi penentu langkah menuju podium medali ini dijadwalkan berlangsung pada Selasa (22/9) di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Ichinomiya, Jepang.
Perjuangan skuad Merah Putih akan dibuka oleh tim beregu putri yang dijadwalkan menghadapi tantangan Taiwan pada pagi hari, 09.30 waktu setempat. Setelah itu, giliran tim beregu putra yang akan melakoni duel sengit melawan rival serumpun, Malaysia, pada sore harinya, pukul 15.00.
Menjelang laga penting tersebut, pelatih ganda putri Indonesia, Karel Mainaky, memastikan bahwa anak asuhnya berada dalam kondisi prima dan siap tempur.
"Kalau melihat kondisi anak-anak pada sesi latihan terakhir, baik dari segi teknik maupun fisik, saya nilai mereka sudah sangat siap untuk menghadapi Chinese Taipei," ungkap Karel.
Karel juga menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan soliditas tim. Pihaknya telah melakukan koordinasi dan evaluasi bersama pelatih tunggal putri, Imam Tohari.
"Kami selalu mengutamakan kesatuan dan kebersamaan. Tadi kami juga sudah berkumpul dengan tim tunggal putri dan coach Imam. Semoga energi positif ini berdampak pada performa maksimal anak-anak di lapangan nanti," lanjutnya.
Untuk meladeni perlawanan Taiwan, Karel menegaskan akan menurunkan komposisi pemain terbaik. Meski menyadari bahwa sektor ganda lawan memiliki kualitas yang mumpuni, ia tetap optimistis anak asuhnya mampu mendulang poin.
"Pasti yang diturunkan adalah komposisi terbaik. Ganda mereka memang cukup kuat, tetapi dengan persiapan matang yang sudah anak-anak lakukan, pasangan lawan bukanlah rintangan yang tidak bisa dilewati," tegas Karel penuh keyakinan.
"Saya ingin mereka mempraktikkan apa yang sudah dilatih. Main all out, yakin, percaya diri, sabar, dan tetap tenang," pesannya.
Sementara itu, dari kubu beregu putra, andalan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian, mengingatkan rekan-rekannya untuk ekstra waspada saat menghadapi Malaysia. Fajar secara khusus menyoroti sektor ganda putra lawan yang dihuni oleh para pemain sarat jam terbang.
"Malaysia diisi oleh pemain-pemain senior, khususnya di sektor ganda. Mereka memiliki segudang pengalaman, jadi kami sama sekali tidak boleh lengah sejak awal laga," kata Fajar.
Meski menghadapi tantangan berat, Fajar memastikan bahwa seluruh anggota tim putra bertekad untuk berjuang habis-habisan demi Merah Putih.
"Kami ingin memberikan yang terbaik. Siapa pun yang nantinya dipercaya turun bertanding besok, harus siap bertanggung jawab penuh di lapangan dan memberikan hasil yang maksimal," janji Fajar sekaligus menutup pembicaraan. (NFA)
