
Langkah tim bulutangkis putri Indonesia di babak semifinal Asian Games Aichi-Nagoya 2026 harus diawali dengan jalan terjal. Skuad Merah Putih untuk sementara tertinggal 0-1 dari China setelah tunggal putri pertama, Putri Kusuma Wardani, harus mengakui keunggulan lawannya, Wang Zhi Yi.
Bermain di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Ichinomiya, Jepang, pada Rabu (23/9), Putri KW menyerah lewat pertarungan sengit dua game langsung dengan skor 15-21 dan 20-22.
Seusai pertandingan, Putri menyampaikan permohonan maafnya karena gagal menyumbangkan poin pembuka bagi tim. Meski demikian, ia tetap bersyukur bisa menyelesaikan pertandingan tanpa cedera dan merasa cukup puas dengan performanya di lapangan.
"Ya, pertama bersyukur tidak ada cedera apa pun. Untuk keseluruhan yang pertama saya minta maaf juga untuk tim belum bisa ngasih poin pertama. Tapi dengan keseluruhan ya cukup puas dengan mainnya sih hari ini walaupun kalah," ungkap Putri usai laga.
Putri mengakui bahwa wakil China tampil sangat solid dan menyulitkan. "Memang Wang Zhi Yi hari ini benar-benar bermain dengan cukup gesit dan tahan juga di lapangan. Terus dia benar-benar nekan juga dari dia punya serangan ke aku," tambahnya.
Pertarungan berjalan sangat ketat, terutama di game kedua. Putri sempat berada di atas angin saat memimpin perolehan angka 18-14. Sayangnya, momentum tersebut gagal dipertahankan hingga Wang Zhi Yi berhasil membalikkan keadaan dan merebut game kedua 22-20.
Mengenai hilangnya keunggulan di poin-poin kritis tersebut, Putri mengungkapkan bahwa lawannya mengubah tempo permainan. "Dia lebih naikin kecepatannya saja sih dari cara menyerangnya juga. Terus kayak ada spekulasi-spekulasi," jelasnya.
Terlepas dari hasil ini, Putri kini langsung mengalihkan fokusnya untuk memulihkan diri demi menghadapi laga-laga selanjutnya, baik jika Indonesia melaju ke final beregu maupun untuk persiapan di nomor individu.
"Pasti pengen lebih cepat juga pulih badannya dari hari per harinya, recovery-nya dan segala macam. Terutama sama pikirannya sih harus tetap dijaga, konsisten. Karena dari kita sebelum bermain di sini kan juga udah cukup lama juga, jadi ya harus lebih dijaga juga pikiran sama hatinya," tutup Putri.
Dengan posisi tertinggal 0-1, perjuangan Indonesia untuk menyamakan kedudukan kini bertumpu pada partai kedua. Ganda putri andalan Tanah Air, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum, akan turun ke lapangan untuk menghadapi pasangan kuat asal China, Liu Sheng Shu/Tan Ning. (NFA)
