Turnamen Nasional
Home > Berita > TURNAMEN INTERNASIONAL > [Asian Games 2026] Amri/Nita Kalahkan Andalan Jepang di 16 Besar
25 September 2026
[Asian Games 2026] Amri/Nita Kalahkan Andalan Jepang di 16 Besar
 
 

Ganda campuran Indonesia, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah, sukses mengamankan tiket ke babak perempat final ajang Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Kepastian ini didapat usai mereka menumbangkan wakil tuan rumah, Yuta Watanabe/Maya Taguchi, di babak 16 besar melalui pertarungan sengit tiga game.

Bertanding di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Ichinomiya, Jepang, pada Jumat (25/9), Amri/Nita berhasil mencetak comeback luar biasa dengan skor akhir 9-21, 21-18, 21-15.

Sebelumnya, Amri/Nita juga telah merampungkan laga babak sebelumnya dengan mengalahkan pasangan Kazakhstan, Makhsut Tajibullayev/Nargiza Rakhmetullayeva, lewat kemenangan dua game langsung 21-7, 21-11.

Menghadapi wakil Jepang, Amri/Nita mengaku sempat tertekan dan kehilangan game pertama dengan skor yang cukup telak. Mengomentari hal tersebut, Amri menyebut bahwa Yuta/Maya sudah membaca taktik mereka.

"Strategi yang kami terapin dari awal kami nonton, kami mau pakai di awal, ternyata mereka mungkin sudah siap. Jadi antisipasi dari mereka yang bikin kami malah susah sendiri. Itu yang bikin tadi game pertama agak jauh poinnya," ungkap Amri seusai pertandingan.

Meski demikian, perubahan strategi yang diinstruksikan oleh pelatih pendamping dari pinggir lapangan terbukti ampuh mengubah jalannya laga di gim kedua dan ketiga.

"Game kedua pelatih kasih arahan kami harus ubah mainnya. Kami tambah tempo mainnya, tempo cepatnya kami pakai, sama berani untuk tekan kasih pressure ke musuh. Itu yang berhasil di game kedua dan ketiga," lanjut Amri.

Sementara itu, Nita Violina Marwah mengaku sempat direpotkan oleh pola permainan Yuta Watanabe, meski bintang Jepang tersebut berpasangan dengan pemain yang lebih junior. Menurut Nita, variasi pukulan Yuta sangat membahayakan posisi mereka.

"Kalau serangannya sih dia ngerusak-rusakin posisi saja. Variasi-variasinya itu yang masih bagus banget. Tapi game kedua dan ketiga kami udah tahu, bola kayak gini tuh dia akan seperti apa. Jadi kami sudah antisipasi di situ, sudah jagain," jelas Nita mengenai kuncinya meredam serangan tuan rumah.

Kini, menatap babak perempat final, motivasi Amri/Nita tengah membara. Keberhasilan Amri meraih medali emas di beregu putra dan Nita meraih perunggu di beregu putri menjadi suntikan semangat tersendiri untuk nomor perorangan ini.

"Ini multi-event empat tahun sekali, kesempatan berikutnya kita belum tentu dapat main lagi di sini. Saya anggap ini Asian Games terakhir saya untuk mati-matian lah. Walaupun dapat emas di beregu putra, tapi kan tetap sektor saya di mixed double. Saya mau nyumbang medali buat Indonesia," pungkas Amri tegas. (NFA)